1 Lagi Imigran Rohingya Meninggal di Lhokseumawe, 3 Masih Dirawat

Agus Setyadi - detikNews
Kamis, 10 Sep 2020 13:32 WIB
Sejumlah anak-anak pengungsi etnis Rohingya berteriak lepas saat dalam kegiatan terapi trauma healing di tempat penampungan bekas gedung imigrasi, Punteuet, Lhokkseumawe, Aceh, Rabu (1/7/2020). Berbagai kegiatan bersifat mendidik dan menghibur dilakukan para relawan untuk memulihkan kondisi psikologis dan menghilangkan trauma anak-anak Rohingya setelah terobang-ambing di lautan hingga terdampar ke Aceh. ANTARA FOTO/Rahmad/aww.
Pengungsi Rohingya tiba di Aceh. (Rahmad/Antara Foto)
Lhokseumawe - Satu lagi imigran Rohingya, Myanmar, bernama Hilal (22) meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Cut Meutia, Lhokseumawe, karena menderita sesak napas. Total sudah dua orang imigran yang meninggal di Tanah Rencong.

"Pasien meninggal pagi tadi sekitar jam 07.15 WIB. Pasien menderita sesak napas dan hernia," kata Kabag Tata Usaha dan Humas RSUCM Jalaluddin saat dimintai konfirmasi detikcom, Kamis (10/9/2020).

Jenazah Hilal sudah dimakamkan di TPU Kuta Blang, Kota Lhokseumawe. Menurut Jalaluddin, pasien Hilal dirawat di RSUCM sejak kemarin pukul 11.00 WIB.

"Dia dirawat di ruang paru," jelas Jalaluddin.

Jalaluddin mengatakan, saat ini masih ada tiga imigran yang dirawat di RSUCM. Ketiganya menderita sesak napas.

Sebelumnya, seorang imigran Rohingya, Myanmar, Mushalimah (21), meninggal dunia di lokasi penampungan sementara di Balai Latihan Kerja (BLK) Lhokseumawe, Aceh, Selasa (8/9), sekitar pukul 19.00 WIB. Menurut Jalaluddin, semua imigran sudah dilakukan rapid test dan hasilnya nonreaktif.

(agse/isa)