Ketua LPTQ Labura: Dewan Hakim Ngaku Khilaf Minta Peserta MTQ Buka Cadar

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikNews
Kamis, 10 Sep 2020 09:40 WIB
Seorang wanita yang menjadi peserta menolak saat diminta melepas cadar saat mengikuti MTQ ke-37 Sumatera Utara (Sumut). Wanita itu memilih untuk didiskualifikasi daripada membuka cadarnya.
Foto: Peserta MTQ Sumut Rela Didiskualifikasi Demi Pertahankan Cadar. (20detik)
Medan -

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Labuhanbatu Utara (Labura), Muhammad Yusuf Tanjung, mengatakan sudah mendapat klarifikasi terkait peserta yang diminta buka cadar saat mengikuti MTQ. Dia mengatakan dewan hakim mengaku khilaf.

"Ada klarifikasi dari dewan pengawas dewan hakim. 'Memohonlah kami ustaz suruhlah peserta ustaz itu tampil lagi. Kapan dia mau, mau pagi ini, mau nanti malam, mau besok pagi nggak ada masalah. Mengaku salah lah kami dewan hakim, ternyata yang kami lakukan tadi khilaf. Karena peraturan ini secara nasional, tapi tidak ada secara tertulis', kata beliau ke kita," kata Yusuf, Kamis (10/9/2020).

Peserta yang diminta membuka cadar ini bernama Muyyassaroh. Dia merupakan peserta perwakilan Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Muyyassaroh diminta membuka cadar saat berada dalam bilik kegiatan MTQ. Dia yang menolak kemudian meninggalkan kegiatan dan didiskualifikasi.

Kembali ke Yusuf, dia mengaku tidak mendapatkan informasi sejak awal terkait pemeriksaan peserta yang bercadar. Dia mengaku mendapatkan informasi setelah Muyyassaroh meninggalkan lokasi kegiatan.

"Kita minta kalau memang ada komunikasi dari awal, istilahnya diperiksa dulu di ruangan tertentu oleh dewan hakim perempuan, dimasukkan lagi ke arena dengan pakai cadar kita sepakat. Dari awal ini gak ada komunikasi dari dewan hakim ke kita. Sehingga ketika dia pulang, baru kita dapat informasi sebagai ketua LPTQ, kita dapat informasi dari dewan hakim," ujarnya.

Tonton video 'Peserta MTQ Sumut Rela Didiskualifikasi Demi Pertahankan Cadar':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2