Corona di Bali Naik Lebih dari 100%, Kapasitas di 55 RS Hampir Penuh

Angga Riza - detikNews
Rabu, 09 Sep 2020 22:06 WIB
Petugas medis beraktivitas di Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri Universitas Udayana, Jimbaran, Badung, Bali, Selasa (7/4/2020). Rumah Sakit Universitas Udayana resmi beroperasi menjadi rumah sakit khusus untuk penanganan COVID-19 atau virus Corona di wilayah Provinsi Bali. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/foc.
Rumah Sakit Universitas Udayana (Unud) merupakan menjadi rumah sakit khusus untuk penanganan COVID-19. (Fikri Yusuf/Antara Foto)
Denpasar -

Sepekan terakhir kasus konfirmasi positif COVID-19 di Bali meningkat drastis. Kondisi ini membuat kapasitas di 55 rumah sakit (RS) rujukan perawatan pasien COVID-19 nyaris penuh.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Bali I Ketut Suarjaya mengatakan Pemprov Bali mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19. Pemprov Bali akan menambah fasilitas kamar isolasi dan ICU serta menambah jumlah RS rujukan COVID-19.

"Ya hampir penuh, tapi kami sudah melakukan langkah-langkah antisipatif. Kita sudah atur sehingga yang (gejala) berat masuk ke Sanglah dan RS Unud. Yang ringan itu kita karantina, yang sedang kita rujuk ke RS daerah di Bali, kan ada 55 rumah sakit itu," kata Suarjaya saat dihubungi detikcom, Rabu (9/9/2020).

Selama sepekan terakhir, Satgas Penanganan COVID-19 mengungkapkan ada peningkatan lebih dari 100% kasus COVID-19 di Bali. Terkait kondisi ini, Pemprov Bali akan meminta tiap RS menambah tempat tidur.

"Tapi nanti akan tambahan-tambahan tempat tidur di beberapa rumah sakit. Saya mengimbau semua RS menambah tempat tidur. Masih masih mencukupi kita terus komunikasi sama temen-temen rumah sakit sehingga ya ada penambahan-penambahanlah semua rumah sakit saya minta untuk ditambahlah fasilitas tempat tidurnya ya melihat situasi berikut," ujar dia.

Pemprov Bali juga akan meminta 17 RS lain untuk ikut bisa melayani pasien COVID-19. Pemprov Bali juga berkoordinasi dengan RS milik TNI dan Polri.

"Oh ya termasuk itu juga, kami mengimbau RS ya kan di Bali ada 72 RS tapi yang sudah melayani itu ada 55 RS, ini kami imbau tambah tempat tidur ya masing-masing RS yang sudah menangani itu saya minta nambah. Tadi juga ketemu sama Pak Pangdam untuk RS TNI saya minta untuk menambah pelayanan, mengimbau lewat Pak Sekda sebagai Ketua Harian Gugus Tugas kemudian di RS Polda Bhayangkara nambah juga tempat tidur gitu," ujar dia.

Suarjaya mengatakan meningkatnya kasus COVID-19 dipengaruhi dari tingkat kedisiplinan warga dalam menerapkan protokol kesehatan. Dia mengatakan Pemprov Bali juga berharap warga sadar untuk patuh protokol kesehatan sehingga kasus COVID-19 tak bertambah.

"Ya ini yang sembuh kan juga meningkat tapi yang nambah meningkat itu memang lebih banyak. Karena itu kembali lagi kepada disiplin, banyak masyarakat yang berkerumun tidak pakai masker dan sebagainya," kata Suarjaya.