Kejagung Periksa Teman Dekat Pinangki soal Kasus Gratifikasi Djoko Tjandra

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Rabu, 09 Sep 2020 19:21 WIB
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono (Wilda/detikcom)
Jakarta -

Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) terus melakukan pemeriksaan secara maraton terkait kasus dugaan gratifikasi tersangka Djoko Tjandra, Andi Irfan Jaya, dan jaksa Pinangki Sirna Malasari. Hari ini penyidik memeriksa 7 saksi, termasuk teman dekat Pinangki lainnya, Rahmat.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspen) Kejagung Hari Setiyono mengatakan jaksa Pinangki Sirna Malasari juga diperiksa hari ini. Dia menyebut pemeriksaan Pinangki untuk melengkapi kekurangan fakta-fakta hukum yang berkembang.

"Diperiksa guna melengkapi kekurangan bahan keterangan karena terdapat perkembangan fakta-fakta hukum yang harus diklarifikasi dan dikonfirmasi kepada yang bersangkutan sebagai tersangka," kata Hari dalam keterangan pers tertulis, Rabu (9/9/2020).

Selain itu, penyidik juga turut memeriksa teman dekat Pinangki asal swasta bernama Rahmat dan Kepala Cabang PT Astra International, Christian Dylan. Selain itu, ada pegawai BCA Cabang Pembantu Jalan Panjang, Gunito Wicaksono, yang juga turut diperiksa Kejagung.

Penyidik juga memeriksa empat saksi lainnya, yakni Sales PT Astra International/BMW Cabang Cilandak, Yenny Praptiwi; Agent Broker Apartemen Pakubuwono, Ronald Halim; pegawai Bank BCA Cabang Pembantu Jalan Panjang, Matius Rene Santoso; dan Agent Broker Apartemen Essence, Shinta Kurstatin. Tujuh orang tersebut diperiksa sebagai saksi perkara tindak pidana korupsi dalam bentuk gratifikasi yang libatkan tersangka Djoko Tjandra, Pinangki, dan Andi Irfan Jaya.

"Pihak-pihak yang diperiksa kembali dalam perkara tindak pidana korupsi terhadap pegawai negeri atau penyelenggara yang menerima pemberian, hadiah atau janji (gratifikasi)," ucap Hari.

Diberitakan sebelumnya, Kejagung telah mengumpulkan berbagai keterangan dari para saksi dalam menangani kasus dugaan gratifikasi yang melibatkan Djoko Tjandra, Jaksa Pinangki Sirna Malasari, maupun Andi Irfan Jaya. Teranyar, Kejagung memeriksa Grace Veronica Sompie, yang merupakan putri mantan Dirjen Imigrasi Ronny Sompie.

"Saksi baru yang diperiksa dalam perkara Tipikor Terhadap Pegawai Negeri atau Penyelenggara yang Menerima Pemberian, Hadiah atau Janji, yaitu Grace Veronica Sompie selaku anak mantan Dirjen Imigrasi," kata Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono dalam keterangan tertulis, Selasa (8/9).

Selain Veronica, saksi yang turut menjalani pemeriksaan di Direktorat Penyidikan Jampidsus Kejagung antara lain dua kepala seksi di Ditjen Imigrasi, yaitu Kasi Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Udara pada Pemeriksaan Imigrasi Direktorat Lalu Lintas Keimigrasian Kemenkum HAM RI Usin serta Kasi Pengelolaan dan Pelaporan pada Subdit Pengelolaan Data dan Pelaporan Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi Keimigrasian Ditjen Imigrasi Kemenkum HAM RI Danang Sukmawan.

(maa/maa)