Bacaan dan Doa Tahiyat Akhir dalam Sholat, Lengkap dengan Artinya

Puti Yasmin - detikNews
Rabu, 09 Sep 2020 13:14 WIB
Tempat sholat mushola. dikhy sasra/ilustrasi/detikfoto
Foto: Dikhy Sasra/Bacaan dan Doa Tahiyat Akhir dalam Sholat, Lengkap dengan Artinya
Jakarta -

Setiap Muslim wajib melaksanakan sholat lima kali dalam sehari, mulai dari matahari terbit hingga matahari terbenam. Hal itu Allah SWT firmankan dalam Quran surat Al Isra ayat 78 yang berbunyi

Arab: اَقِمِ الصَّلٰوةَ لِدُلُوْكِ الشَّمْسِ اِلٰى غَسَقِ الَّيْلِ وَقُرْاٰنَ الْفَجْرِۗ اِنَّ قُرْاٰنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُوْدًا

Latin: aqimiṣ-ṣalāta lidulụkisy-syamsi ilā gasaqil-laili wa qur`ānal-fajr, inna qur`ānal-fajri kāna masy-hụdā

Artinya: Laksanakanlah sholat sejak matahari tergelincir sampai gelapnya malam dan (laksanakan pula salat) Subuh. Sungguh, salat subuh itu disaksikan (oleh malaikat).

Dalam sholat terdapat bacaan dan doa tahiyat akhir di penghujung sholat. Seperti apa doanya?

Berikut Bacaan dan Doa Tahiyat Akhir:

Bacaan dan Terjemahan Tahiyat Akhir

bacaan tahiyat akhir adalah doa tahiyat atau tasyahud awal ditambah dengan sholawat Nabi Muhammad SAW dan sholawat kepada Nabi Ibrahim AS. Berikut lengkapnya

Arab: التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ , أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ , اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ

وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Latin: At Tahiyyaatul Mubaarakaatush Shalawaatuth Thoyyibaatulillaah. As Salaamu'Alaika Ayyuhan Nabiyyu Wa Rahmatullaahi Wabarakaatuh, Assalaamu'Alaina Wa'Alaa Ibaadillaahishaalihiin. Asyhaduallaa Ilaaha Illallaah, Wa Asyhadu Anna Muhammad Rasuulullaah.

Allaahumma Shalli'Alaa Muhammad, Wa'Alaa Aali Muhammad. Kamaa Shallaita Alaa Ibraahiim Wa Alaa Aali Ibraahiim. Wabaarik'Alaa Muhammad Wa Alaa Aali Muhammad. Kamaa Baarakta Alaa Ibraahiim Wa Alaa Aali Ibraahiim, Fil'Aalamiina Innaka Hamiidum Majiid.

Artinya: Segala pengagungan yang berkah dan kebaikan yang baik itu adalah bagi Allah. Keselamatan selalu dilimpahkan kepadamu wahai nabi, begitu pula rahmat dan berkah Allah. Semoga keselamatan dilimpahkan kepada kami dan hamba-hamba Allah yang saleh. Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu utusan Allah. Ya Allah, limpahkan lah rahmat-Mu kepada Muhammad dan keluarga Muhammad

Ya Allah, limpahi lah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad, seperti rahmat yang Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahi lah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya, seperti berkah yang Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya, Engkau lah Tuhan yang sangat terpuji lagi sangat mulia diseluruh alam.

Doa Tahiyat Akhir

Dikutip dari 'Kitab Fiqih Islam Wa Adillatuhu jilid' karya Prof Wahbah Az Zuhaili, doa tahiyat akhir dibolehkan oleh sejumlah ulama setelah membaca sholawat Nabi. Ulama mahdzab Hanafiyah berpendapat, doa yang dibaca adalah doa yang ma'tsur. Sementara ulama mahdzab lain membolehkan membaca doa selain yang ma'tsur.

Doa yang dibacakan dalam tahiyat akhir berdasarkan hadist riwayat Bukhari, dari Aisyah, istri Nabi Muhammad SAW, bahwa Rasulullah dalam sholatnya membaca doa,

Arab: اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ . اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur. Aku berlindung kepada-Mu dari fitnah Al-masih Dajjal. Aku juga berlindung kepada-Mu dari fitnah kehidupan dan sesudah mati. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan dosa dan kerugian."

Sementara itu, doa setelah tahiyat akhir juga diriwayatkan dalam hadist riwayat Abu Dawud. Dari Ali bin Abu Thalib berkata, apabila Nabi selesai salam sholat, beliau membaca doa,

Arab: اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، وَمَا أَسْرَفْتُ وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ. أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ

Artinya: Ya Allah, ampuni lah dosaku yang aku lewatkan dan yang aku akhirkan, apa yang aku rahasiakan dan yang kutampakkan, yang aku lakukan secara berlebihan, serta apa yang Engkau lebih mengetahuinya daripada aku. Engkau maha Mendahulukan dan Maha Mengakhirkan. Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau."

Sahabat Hikmah, jangan lupa bacaan dan doa tahiyat akhir ya!

(pay/erd)