Round-Up

Sindiran dan Dukungan Soal Penundaan Pemindahan Ibu Kota

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 09 Sep 2020 07:56 WIB
Foto aerial proyek pembangunan jalan Tol Balikpapan-Samarinda yang melintasi wilayah Samboja di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu (28/8/2019). Gerbang tol di Samboja akan menjadi salah satu akses masuk ibu kota negara baru dari arah Samarinda dan Balikpapan. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj.
Begini Kondisi Lingkungan di Lokasi Calon Ibu Kota Baru (Foto: Antara Foto)
Jakarta -

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) memastikan rencana pembangunan ibu kota negara (IKN) di Kalimantan Timur ditunda. Pemerintah masih fokus pada penyelesaian pandemi Corona.

Meski pembangunannya ditunda, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa mengatakan proses dukungan pada tim komunikasi dan koordinasi strategis tetap mendapat alokasi anggaran di tahun 2021.

"Mengenai ibu kota negara, terutama untuk komunikasi pada tim rumusan koordinasi. Sampai hari ini ibu kota negara programnya masih di-hold," kata Suharso di ruang rapat KK1 DPR, Jakarta, Selasa (8/9/2020).

Namun demikian, Suharso memastikan pemerintah tetap melaksanakan pengerjaan masterplan dan pembangunan infrastruktur dasar di kota-kota sekitar lokasi ibu kota negara di Kalimantan Timur.

"Kita tetap dalam rangka persiapan, dan kita melanjutkan masterplan, dan pembangunan infrastruktur dasar di kota penyangga seperti Samarinda dan Balikpapan," ungkapnya.

Keputusan itu pun mendapat dukungan, salah satunya dari Gerindra. Juru bicara Partai Gerindra, Habiburokhman, menilai keputusan tersebut masuk akal.

"Masuk akal. Kalau ditunda masuk akal," kata Habiburokhman di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/9/2020).

Tonton juga video 'Ini Bentuk Pemerintahan di Ibu Kota Baru Provinsi':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3