Buron 4 Tahun, DPO Dana Hibah KPU untuk Pilwalko Jambi 2013 Ditangkap

Ferdi Almunanda - detikNews
Selasa, 08 Sep 2020 19:02 WIB
Terpidana kasus dugaan korupsi dana hibah di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jambi tahun 2013 ditangkap Kejati Jambi (dok. Istimewa)
Terpidana kasus dugaan korupsi dana hibah di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jambi tahun 2013 ditangkap Kejati Jambi. (Foto: Istimewa)
Jambi -

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi menangkap terpidana kasus dugaan korupsi dana hibah di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jambi tahun 2013. Terpidana bernama Mawardi itu ditangkap tim intel Kejari dan Kejati Jambi di kawasan Kabupaten Tebo, Jambi.

"Terpidana ini kita tangkap di Kabupaten Tebo. Ia juga sempat buron selama 4 tahun pasca-divonis bersalah oleh pengadilan Jambi dan ditangkap tadi pagi," kata Kajati Jambi, Johanis Tanak, kepada wartawan, Selasa (8/9/2020).

Mawardi yang sempat masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) itu ditangkap oleh tim Kejaksaan Jambi tanpa perlawanan. Mawardi, yang juga bertindak sebagai PPK, ditangkap setelah kasus perbuatannya tersebut telah merugikan negara senilai Rp 175 juta.

"Kasus ini telah diputuskan di pengadilan. Kasus ini juga telah merugikan negara senilai Rp 175.740.000. Selain terdakwa, jaksa nantinya juga akan menetapkan beberapa nama yang juga akan terlibat dalam kasus ini," ujar Tanak.

Di tingkat putusan Pengadilan Jambi, terpidana Mawardi juga telah dihukum 1 tahun penjara. Ia juga didenda uang Rp 50 juta dan subsider 2 bulan penjara.

Saat ini tim kejaksaan masih melakukan pengembangan atas kasus dugaan korupsi dana hibah untuk KPU Kota Jambi itu.

Sementara diketahui kasus ini bermula pada 2013. Mawardi yang selaku PPK itu bekerja sama dengan mantan Sekretaris KPU Kota Jambi Gunawan dalam mengatur anggaran dana hibah yang diberikan kepada KPU Kota Jambi senilai Rp 364,5 juta.

Dana hibah itu rencananya digunakan untuk dana pekerjaan dan pemeriksaan kesehatan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi di Pilwako Jambi 2013.

(jbr/jbr)