Melawan Polisi Saat Hendak Ditangkap, Pencuri Motor di Tangsel Ditembak Mati

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 08 Sep 2020 13:16 WIB
Garis polisi atau police line. dikhy sasra/ilustrasi/detikfoto
Foto: Ilustrasi (Dikhy Sasra)
Jakarta -

Polisi menangkap dua pelaku curanmor di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Aang (23) dan Aman (28). Salah satu pelaku bernama Aman ditembak mati karena melawan polisi saat hendak ditangkap.

Penangkapan keduanya terjadi pada Senin (7/9) pukul 20.00 WIB di daerah Serpong, Tangerang Selatan. Saat itu anggota Polsek Serpong tengah melakukan patroli dan mencurigai kedua pelaku yang sedang berada di depan sebuah mini market.

Rupanya, kedua pelaku ini tengah mengincar sebuah motor yang terparkir di depan mini market. Berbekal kunci letter 'T', tersangka Aang berhasil membuka kunci sepeda motor dan berniat segera membawa motor curiannya itu.

"Namun aksi kedua pelaku tersebut digagalkan oleh Tim Viper Polsek Serpong yang saat itu sedang melintas untuk patroli," jelas Kapolres Tangsel AKBP Imam Setiawan dalam keterangan kepada wartawan, Selasa (8/9.2020).

Tersangka Aman sempat turun dari motornya dan hendak akan membacok salah satu anggota, Briptu Fauzi. Polisi kemudian melepaskan tindakan terukur dengan menembak kaki sebelah kanan pelaku sebanyak satu kali.

"Namun pelaku tetap melakukan perlawanan, sehingga diberikan 1 kali tembakan ke arah tubuh pelaku, tapi masih melakukan perlawanan dan diberikan tembakan 1 kali lagi ke arah tubuh pelaku sehingga pelaku Aman terjatuh," ujarnya.

Tersangka Aang sendiri sempat bersembunyi di dalam gorong-gorong. Namun keberadaannya bisa diketahui oleh warga sekitar dan sempat diamuk oleh massa.

"Pada saat pelaku diamankan warga sempat diamuk massa sehingga mengalami luka memar di bagian kepala dan wajah," beber Imam.

Kedua pelaku tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat. Namun, nyawa tersangka Aman tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia. Sementara tersangka Aang masih bisa diberikan pertolongan oleh petugas.

Hasil pemeriksaan polisi, pelaku tersebut diketahui merupakan spesialis curanmor. Pengakuan tersangka Aang, dia dan temannya sudah 3 kali melakukan aksi serupa di daerah Serpong.

"Untuk tersangka Aang 4 kali melakukan curanmor R2 di daerah Cipondoh bersama pria bernama Ngudin alias Ipai. Hasil kejahatan itu dijual kepada Jambal di daerah Pandeglang," pungkas Imam.

(mea/mea)