Polisi: 2 Moge Ditilang di Tangerang Tak Terkait Konvoi Terobos Lampu Merah

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 08 Sep 2020 10:39 WIB
Polisi tilang 2 moge yang tak pakai pelat nomor
Dua unit moge ditilang karena tidak memasang pelat nomor kendaraan di Tangerang. (Foto: dok. Istimewa)
Tangerang -

Dua pengendara motor gede (moge) ditilang di Pagedangan, Kabupaten Tangerang, karena tidak menggunakan pelat nomor di bagian depan kendaraan dan tak membawa STNK. Polisi memastikan kedua moge itu tidak terkait dengan konvoi moge yang menerobos lampu merah di perempatan German Centre, BSD, Serpong, Tangerang Selatan.

"Tidak, tidak. Kalau saya yakin tidak (ada kaitannya). Karena di situ (video moge viral terobos lampu merah), ada motor merah dan yang saya amankan tidak ada motor merah. Adanya hitam dan abu-abu," kata Kanit Lantas Polsek Pagedangan Ipda Rahmat Gunawan ketika dihubungi wartawan, Selasa (8/9/2020).

Selain itu, ketika dua moge ini ditilang, tidak ada oknum petugas yang mengawal kendaraan tersebut.

"Tidak ada yang ngawal, tidak ada. Kalau ada, pasti saya tegur, dong," jelasnya.

Gunawan menambahkan dua peristiwa rombongan moge di Tangerang dan Tangsel tersebut terjadi pada Minggu (6/9), tetapi pada waktu yang berbeda. Rombongan moge ditilang, lanjut Gunawan, sekitar pukul 08.00 WIB. Sementara rombongan moge yang viral menerobos lampu merah dan diduga dikawal oleh oknum polisi terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

"Kalau untuk yang viral itu saya kurang tahu, karena itu kejadian sore dan saya sudah nggak komando. Tapi yang kita amankan itu hanya tidak membawa STNK dan tidak menggunakan pelat nomor," jelasnya.

Seperti diketahui, sebuah video viral rombongan motor gede menerobos lampu merah di perempatan German Centre, BSD, Serpong, Tangerang Selatan. Rombongan itu disebut-sebut dikawal oleh tiga oknum polisi.

Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan AKP Bayu Marfiando mengatakan oknum tersebut bukan anggota Satlantas Polres Tangsel.

"Polisi yang diduga kawal (moge) dipastikan bukan Satlantas Polres Tangsel," kata Bayu ketika dihubungi wartawan, Senin (7/9).

Bayu mengatakan pihaknya juga belum bisa memastikan apakah ketiga oknum tersebut adalah polisi.

"Kita masih pastikan apa betul polisi atau bukan. Mohon bantuan rekan media juga kalau ada gambar yang lebih jelas. Yang pasti, anggota Lantas Polres Tangsel kemarin sore nggak ada yang melakukan pengawalan apa pun," jelas Bayu.

(mea/mea)