2 ABG Tewas di Bekas Lubang Tambang Kaltim yang Disulap Jadi Objek Wisata

M Budi Kurniawan - detikNews
Senin, 07 Sep 2020 21:10 WIB
2 renaja tewas tenggelam di lubang bekas tambang batu bara di Paser, Kaltim (dok. Istimewa)
Foto: 2 remaja tewas tenggelam di lubang bekas tambang batu bara di Paser, Kaltim (dok. Istimewa)
Samarinda -

Bekas lubang tambang batu bara di Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menelan korban jiwa. Kali ini dua anak baru gede (ABG) berinisial MR (14) dan MAP (14) menjadi korban tenggelam di bekas tambang emas hitam tersebut.

Keduanya diketahui merupakan murid SMP di Kecamatan Gerogot, Kabupaten Paser. Kedua korban ditemukan tenggelam di lubang bekas tambang pada Minggu (6/9) di Desa Krayan Makmur, Kecamatan Long Ikis, Paser, Kaltim.

"Total semuanya ada enam orang, dua yang jadi korban (meninggal). Semuanya murid SMP di Tanah Grogot," ujar anggota Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPDB Paser, Putu Budi, saat dimintai konfirmasi, Senin (7/9/2020).

Empat kawan korban berinisial AB (14), MHI (14), MI (14), dan MRS (14). Mereka berangkat dari Grogot siang hari dan sampai di danau biru jelang sore. Grogot dan danau bekas tambang berjarak 80 kilometer.

2 renaja tewas tenggelam di lubang bekas tambang batu bara di Paser, Kaltim (dok. Istimewa)Korban meninggal dan empat rekannya langsung dilarikan ke RS terdekat (dok. Istimewa)

"Danau ini memang langganan warga sekitar sebagai lokasi wisata. Padahal sejatinya itu lubang bekas tambang yang luput dari reklamasi," ucapnya.

Saat di lokasi, keenam sekawan ini tengah menikmati pemandangan yang biasa dijadikan objek wisata bagi warga lokal maupun luar daerah. Setelahnya, keenam remaja itu hendak berencana mengambil rakit yang berada di tengah danau. Mendekati rakit, dua korban yang menyusul dari belakang tak kuat mengayuh kaki dan sempat kehabisan napas karena kelelahan.

Keempat teman lainnya yang melihat kemudian mencoba untuk menolong korban, namun lantaran tak adanya pelampung membuat mereka tak dapat menjangkau korban.

"Terjadi tarik-menarik yang menyebabkan kedua korban tenggelam dan tidak tertolong," sebutnya.

Setelah menerima informasi tersebut pihak BPBD pun langsung melakukan evakuasi korban di lokasi. Kedua korban meninggal dan empat temannya langsung dilarikan ke rumah sakit.

2 renaja tewas tenggelam di lubang bekas tambang batu bara di Paser, Kaltim (dok. Istimewa)Banyak warga lokal maupun luar daerah datang ke lubang bekas tambang batu bara ini untuk berwisata (dok. Istimewa)

"Korban maupun saksi langsung dilarikan ke rumah sakit untuk dapatkan perawatan," ujar Putu Budi.

Dengan demikian, dari catatan Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim sudah 39 orang kehilangan nyawa di Benua Etam. Terkait peristiwa ini, Dinamisator Jatam Kaltim, Pradarma Rupang, menjelaskan bekas lubang tersebut masuk dalam konsesi tambang PT SDH, dengan luas konsesi tambang batu bara 186,05 hektare.

"Izin peningkatan operasi produksi PT SDH terbit tanggal 1 Juni 2011, dan berakhir pada 22 Maret 2012, dengan status Izin Usaha Pertambangan (IUP) clean and clear," jelas Rupang.

(jbr/jbr)