Liang Lahad untuk Jenazah Corona di TPU Pondok Ranggon Tersisa 1.100

Antara - detikNews
Jumat, 04 Sep 2020 16:03 WIB
Terhitung sudah 6 bulan sejak pemerintah mengumumkan kasus Corona pertama di Indonesia pada 2 Maret lalu. Kini, Per 2 September angka kasus positif COVID-19 telah mencapai 180 ribuan jiwa. Sejumlah petugas mengubur jenazah COVID-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Rabu (2/9/2020). Menurut petugas akhir-akhir ini aktivitas penguburan meningkat.
Ilustrasi / petugas memakamkan jenazah di TPU Pondok Ranggon / Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

TPU Pondok Ranggon di Jakarta Timur selama ini menyediakan lahan khusus untuk pemakaman jenazah terkait COVID-19. Kini, lahan hanya tersisa untuk 1.100 jenazah.

"Lahan kami untuk jenazah COVID-19 tersisa 1.100 lubang makam untuk muslim dan non muslim," ujar Komandan Regu TPU Pondok Ranggon, Nadi (47), seperti dilansir Antara, Jumat (4/9/2020).

Nadi memprediksi sisa liang lahad tersebut akan habis pada kurang dari dua bulan. Nadi menghitung jumlah rata-rata jenazah korban COVID-19 yang dimakamkan pada Agustus 2020 berkisar 27-28 jenazah per hari.

"Tanggal 31 Agustus itu rekor selama saya bertugas sejak Maret, ada 36 jenazah," katanya.

Sebanyak 1.100 liang lahad yang tersisa terhampar di atas lahan seluas 7.000 meter persegi di sisi selatan TPU.

Sejak lahan TPU Pondok Ranggon difungsikan untuk menampung jasad pasien COVID-19 pada Maret 2020, hingga saat ini sebanyak delapan blad baru telah dibuka untuk liang lahat.

Sejak Maret hingga akhir Agustus 2020, kata Nadi, petugas telah memakamkan sebanyak 2.623 jenazah.

"Kami pakai blad 91 sampai 99, kecuali blad 97 yang dipergunakan untuk masyarakat umum. Untuk jumlahnya berbeda-beda, ada yang satu blad bisa untuk 240 jenazah, ada juga yang 300 jenazah," katanya.

(imk/gbr)