NasDem Singgung Komentar Berbau Sampah soal Cuitan Paha Panca PD

Mochamad Zhacky - detikNews
Senin, 07 Sep 2020 14:45 WIB
Logo Nasdem - 2019
Foto Ilustrasi Partai NasDem (Dok Redaksi)
Jakarta -

Partai NasDem angkat bicara soal cuitan 'paha calon Wakil Wali Kota Tangsel Mulus' elite Partai Demokrat (PD) Cipta Panca Laksana yang kini telah dihapus. NasDem mengingatkan semua pihak bijak dalam menggunakan media sosial (medsos).

"Komentar di media sosial juga harus yang bermutu. Bukan komentar yang picisan dan berbau sampah. Di ruang publik melalui media sosial terlalu banyak sampah, berupa fitnah, hoax, pesimisme, kontradiksi-kontradiksi, debat yang tidak bermakna, dan lain-lain," kata elite NasDem Effendi Choirie kepada wartawan, Senin (7/9/2020).

Effendi menuturkan komentar berbau fitnah dan hoax di medsos harus bisa dikikis. Ketua DPP NasDem Bidang Teritorial Jawa 1 (DKI dan Banten) itu mengingatkan bahwa semua pihak memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga medsos agar tidak menjadi wadah penyebaran fitnah atau hoax.

"(Fitnah, hoax, dan lain-lain yang negatif) itu semua harus dikurangi, kalau bisa dikikis. Karena itu, kaum intelektual, ustaz, ulama, politisi, aktivis, punya tanggung jawab. Semua harus bertanggung jawab, bukan malah menjadi sponsor dan pelopor," tutur Effendi.

Seperti diketahui, cuitan Cipta Panca Laksana soal 'paha calon wakil wali kota Tangsel mulus' viral. Banyak netizen yang mengasumsikan cuitan tersebut ditujukan kepada calon Wakil Wali Kota Tangsel, Rahayu Saraswati, karena semua calon Wakil Wali Kota Tangsel adalah lelaki, kecuali Rahayu.

NasDem merupakan salah satu partai pengusung Muhamad-Rahayu di Pilwalkot Tangsel. Effendi menekankan bahwa dalam memilih pemimpin, janganlah melihat dari sisi fisiknya.

"Dalam memilih pemimpin (daerah atau pusat), janganlah dilihat dari sisi fisik; mulus, cantik, ganteng atau jelek, gagah, pendek, kurus, kecil. Tapi lihatlah dan pandanglah dari sisi kapasitas, integritas, dan komitmennya kepada rakyat," terang Effendi.

Sebelumnya, Cipta Panca Laksana menyebut cuitannya yang berbunyi 'Paha calon wakil walikota Tangsel itu mulus banget' tidak ditujukan untuk siapa-siapa. Rahayu menilai pembelaan Panca tidak masuk akal, mengingat hanya dirinya calon wakil wali kota yang perempuan.

"Tidak ditujukan ke siapa-siapa. Toh saya tidak menyebut nama siapa-siapa," kata Panca melalui pesan singkat, Minggu (6/9).

Namun, Panca telah menghapus cuitan tersebut. Panca menjelaskan alasannya menghapus cuitan soal paha calon wakil wali kota Tangsel itu karena menimbulkan persepsi yang macam-macam.

"Karena viral dan menimbulkan persepsi macam-macam, maka saya putuskan untuk men-delete tweet dan minta maaf atas tweet tersebut," terang Panca kepada wartawan saat dimintai konfirmasi terpisah, Senin (7/9).

(zak/elz)