Terdampar di Lhokseumawe, 297 Imigran Rohingya Diselamatkan Nelayan

Agus Setyadi - detikNews
Senin, 07 Sep 2020 10:58 WIB
Warga melakukan evakuasi paksa pengungsi etnis Rohingya dari kapal di pesisir pantai Lancok, Kecamatan Syantalira Bayu, Aceh Utara, Aceh, Kamis (25/6/2020). Warga terpaksa melakukan evakuasi paksa 94 orang pengungsi etnis Rohingya ke darat yang terdiri dari 15 orang laki-laki, 49 orang perempuan dan 30 orang anak-anak tanpa seizin pihak terkait, karena warga menyatakan tidak tahan melihat kondisi pengungsi Rohingya yang memprihatikan di dalam kapal sekitar 1 mil dari bibir pantai dalam kondisi. terutama anak-anak dan wanita dalam kondisi lemas akibat dehidrasi dan kelaparan. ANTARA FOTO/Rahmad/aww.
Ilustrasi Rohingya di Aceh (Rahmad/Antara Foto)
Banda Aceh -

Sekitar 297 pengungsi Rohingya, Myanmar, terdampar di Lhokseumawe, Aceh. Saat ini, mereka masih berada di lokasi wisata pantai Ujong Blang.

"Mereka terdampar lalu diselamatkan nelayan kita," kata Wakil Sekjen Panglima Laot Aceh Miftach Cut Adek saat dikonfirmasi, Senin (7/9/2020).

Pengungsi Rohingya tersebut terdampar dini hari tadi sekitar pukul 00.30 WIB. Ratusan 'manusia perahu' ini merapat ke bibir pantai dengan kapal jenis GT TRN.U 11/00.

Begitu tiba, imigran tersebut langsung turun dari kapal. Warga sekitar kemudian mengumpulkan mereka di satu lokasi.

Berdasarkan pendataan sementara, jumlah Rohingya yang terdampar periode kedua ini sebanyak 297 orang. Rinciannya, 181 perempuan, 14 anak-anak, dan sisanya pria.

"Data sementara jumlah mereka 297 orang," jelas Miftach.

Petugas imigrasi dibantu TNI-Polri masih mendata identitas pengungsi tersebut. Belum diketahui sudah berapa lama mereka berada di laut sebelum tiba di Lhokseumawe.

(agse/knv)