Elite Demokrat yang Dorong Mulyadi Kembalikan Dukungan PDIP

Jeka Kampai - detikNews
Sabtu, 05 Sep 2020 11:34 WIB
Bakal cagub-cawagub Sumbar Mulyadi dan Ali Mukhni
Foto: Bakal cagub-cawagub Sumbar Mulyadi dan Ali Mukhni. (dok.ist)
Padang -

Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mulyadi-Ali Mukhni mengembalikan surat dukungan dari PDI Perjuangan karena kecewa dengan pernyataan Ketua DPP PDIP Puan Maharani soal 'Semoga Sumbar Jadi Pendukung Negara Pancasila'. Pasangan tersebut mengembalikan dukungan atas dorongan dari elite Partai Demokrat.

Deputi Isu dan Narasi Badan Komunikasi Stategis DPP Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana menyampaikan itu lewat akun Twitternya, pada Jumat (4/9/2020). Dia mengaku menghubungi Mulyadi.

"Saya tadi baru telponan dengan cagub Sumbar @irhmulyadi dan saya sarankan untuk mengembalikan dukungan dr PDIP. Prinsipnya dia setuju dengan saran saya," tulis Panca seperti dilihat detikcom pada Sabtu (5/9/2020).

Mulyadi-Ali Mukhni, pasangan yang saat ini masing-masing menjabat sebagai anggota DPR-RI dan Bupati Padang Pariaman itu sebelumnya mengaku kecewa dengan pernyataan yang dilontarkan putri Megawati Soekarnoputri tersebut. Mereka berdua pun sepakat mengembalikan dukungan.

"Ya kami sudah sepakati bersama Pak Mulyadi, kita kembalikan SK dukungan dari PDIP. Jadi, Mulyadi-Ali Mukhni hanya diusung oleh Demokrat dan PAN. PDIP kami kembalikan lagi," kata Ali Mukhni dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (5/9/2020).

Demokrat dan PAN sebenarnya sudah cukup untuk mengusung pasangan calon. Kedua partai memiliki masing-masing 10 kursi di DPRD Sumbar. Jumlah tersebut berada jauh di atas syarat untuk mengusung pasangan calon yang minimal 13 kursi.

Ali Mukhni mengakui, langkah tersebut diambil akibat banyaknya desakan dari masyarakat Sumatera Barat, baik yang di kampung maupun di rantau, yang merasa kecewa dengan pernyataan Puan.

"Memang banyak tokoh masyarakat Minang yang telepon saya menyampaikan kekecewaan terhadap penyataan mbak Puan," terangnya.

Tonton juga 'PDIP: Puan Tak Bermaksud Mendiskreditkan Orang Minang':

[Gambas:Video 20detik]