Lebih dari 14 Ribu Pengguna Zenius Berhasil Lolos SBMPTN 2020

Yudistira Imandiar - detikNews
Jumat, 04 Sep 2020 22:54 WIB
Ilustrasi SBMPTN (Andhika Akbarayansyah/detikcom)
Foto: Ilustrasi SBMPTN (Andhika Akbarayansyah/detikcom)
Jakarta -

Platform belajar online Zenius mengumumkan, ada 14.521 penggunanya yang lolos SBMPTN 2020. Hal itu diketahui dari survei internal Zenius terhadap sekitar 24 ribu pengguna per Kamis (3/9).

Jumlah tersebut kemungkinan masih dapat bertambah, sebab survei masih terus berjalan.

"Kami sangat bangga atas pencapaian dan respons yang diberikan para pengguna Zenius. Dari 713.230 peserta yang terdaftar di Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi, data internal kami mencatat bahwa setidaknya 189 ribu adalah pengguna Zenius. Selain itu, sejak bulan April terjadi kenaikan jumlah pengguna jelang SBMPTN yang meningkat lebih dari 300% dibandingkan tahun lalu," ulas Co-founder dan Chief Education Officer Zenius Sabda PS dalam keterangan tertulis, Jumat (4/9/2020).

Para pengguna Zenius tersebut berhasil lolos ke 85 perguruan tinggi negeri (PTN) dan delapan politeknik negeri pilihan mereka yang tersebar di seluruh Indonesia.

Ditambahkan Sabda, pengajaran dari Zenius diharapkan dapat membentuk daya nalar dan dasar kemampuan berpikir kritis dan saintifik yang akan berguna bagi masa depan para siswa dan tentunya menumbuhkan kecintaan belajar, agar para siswa dapat mengembangkan dirinya.

"Tak lupa kami ucapkan selamat bagi yang telah berhasil masuk ke PTN pilihan mereka, dan bagi peserta yang belum lulus, agar tetap semangat dan pantang menyerah untuk mengejar impian ke kampus-kampus pilihan," lanjut Sabda.

Sabda menerangkan, UTBK tahun ini yang hanya terdiri dari tes potensi skolastik, sehingga para peserta harus mengatur strategi baru dalam mempersiapkan diri. Zenius mencatat para pengguna yang mempersiapkan diri untuk menghadapi UTBK rata-rata mengalokasikan waktu selama 3 jam untuk belajar menggunakan Zenius, seminggu sebelum ujian.

Atirotul Jannah, siswa asal SMAN 5 Bekasi yang diterima di jurusan Psikologi Universitas Gadjah Mada, mengatakan dirinya sering tertinggal pelajaran dan hampir selalu remedial di setiap ujian Fisika, Kimia, dan Biologi. Namun ia berhasil keluar dari kondisi tersebut, salah satunya dengan memanfaatkan pembelajaran di aplikasi Zenius.

"Sejak akhir semester 5, aku sadar nggak punya harapan buat SNMPTN. Ya memang dari awal udah nggak ngarepin sih, maka dari itu, aku jadi rajin buka aplikasi Zenius. Sejak ada COVID-19, aku nggak bisa belajar bareng temen lagi, tapi bukan berarti semangat aku luntur karena pengajaran di Zenius itu seru banget-banget-banget," seru Atirotul.

"Sebagian besar materi UTBK aku dapetin dari Zenius karena ya kebanyakan materi lebih mudah dipahami di Zenius. Intinya semua orang yang mau mempelajari pelajaran sekolah lebih detail dan lengkap, wajib daftar Zenius," lanjut dia.

Selama proses persiapan menjelang UTBK 2020, timpal Sabda, Zenius telah mengeluarkan berbagai layanan untuk membantu para peserta untuk mempersiapkan diri, seperti Grand Try Out Zenius yang dilakukan secara online dan dirancang khusus agar menyerupai UTBK yang sesungguhnya, juga koleksi konten materi persiapan UTBK.

Selain itu, Zenius juga memiliki galeri konten pembelajaran berkualitas terbesar di Indonesia yang berisi lebih dari 80 ribu video pembelajaran dan ratusan ribu latihan soal yang dapat diakses secara gratis.

"Zenius telah merancang layanan Zenius Ultima yang akan membantu persiapan para siswa dalam menghadapi UTBK 2021 mendatang dengan fitur-fitur inovatif seperti Simulasi Real UTBK, konseling jurusan dan kampus impian, evaluasi progress belajar rutin serta 350 jam sesi belajar live interaktif dengan tutor-tutor senior Zenius. Layanan ini diharapkan akan membantu para siswa mengenali bakat dan kemampuan mereka masing-masing sehingga dapat mempersiapkan diri lebih matang dalam persiapan menghadapi UTBK," rinci Sabda.

(ega/ega)