Round-Up

Pintu Markas Pendekar Antikorupsi Dibuka Lagi

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 04 Sep 2020 04:31 WIB
Gedung KPK kembali dibuka usai ditutup 3 hari. (Foto: Ibnu/detikcom)
Foto: Gedung KPK kembali dibuka usai ditutup 3 hari (Ibnu/detikcom)
Jakarta -

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerapkan sistem bekerja dari rumah atau work from home (WFH) dan kantor ditutup selama 3 hari imbas 23 pegawai dan 1 tahanan dinyatakan positif virus Corona (COVID-19). Kini KPK kembali dibuka, namun, kapasitas pegawai dibatasi.

Keputusan sistem bekerja dari rumah dan gedung KPK ditutup selama 3 hari diungkapkan Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango. Namun, di KPK tetap ada sejumlah pegawai dari Kedeputian Penindakan yang diizinkan tetap bekerja di kantor karena ada pekerjaan yang tidak bisa dilakukan dari rumah.

"Menyikapi itu maka tadi telah dilaksanakan rapat pimpinan bersama jajaran eselon I, II. Kemudian kita memutuskan bahwa terhitung nanti sejak hari Senin 31 Agustus sampai dengan hari Rabu tanggal 2 September kita full bekerja dari rumah, dalam artian kantor kita tutup sampai 3 hari tersebut," kata Nawawi Pomolango dalam tayangan video yang diterima detikcom, Jumat (28/8/2020).

Usai tiga ditutup, KPK kini kembali dibuka untuk kegiatan bekerja pegawai. Akan tetapi, jumlah pegawai yang bekerja di KPK dibatasi 50 persen.

Gedung KPK kembali dibuka usai ditutup 3 hari. (Foto: Ibnu/detikcom)Foto: Gedung KPK kembali dibuka usai ditutup 3 hari. (Ibnu/detikcom)

Pantauan detikcom, Kamis (3/8/2020) di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan tampak sejumlah pegawai KPK mulai beraktifitas kembali di kantor. Mereka tampak berjalan menuju area dalam gedung.

Selain pegawai, terlihat sejumlah tamu juga berdatangan ke gedung KPK. Tak hanya itu, para saksi-saksi yang akan diperiksa KPK juga mulai terlihat di lobi gedung.

Selanjutnya
Halaman
1 2