Polisi: Mungkin Ada Event Lanjutan Jika Pesta Gay Tak Terungkap

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 03 Sep 2020 19:16 WIB
Sembilan tersangka kasus pesta gay melaksanakan rekonstruksi. Total ada 26 adegan dalam rekonstruksi. Ini foto-fotonya.
Rekonstruksi pesta gay (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Polisi menduga penyelenggara pesta gay di apartemen di Kuningan, Jakarta Selatan, akan menggelar event lanjutan jika tak tertangkap. Hal ini terkuak dari rekonstruksi.

Dalam rekonstruksi yang digelar di gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, panitia membuat sejumlah 'game' di pesta seks sesama jenis tersebut. Hadiah bagi pemenang games adalah voucher potongan harga tiket sebesar 50 persen untuk event selanjutnya.

"Satu hal terkuak di fakta rekonstruksi bahwa adegan-adegan dari game satu dengan terakhir, bahwa setiap pemenang dari game yang dilakukan akan diberi hadiah terkait dengan event selanjutnya dengan diskon 50 persen," kata Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Calvijn Simanjuntak kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (3/9/2020).

"Artinya apa? Akan ada event selanjutnya. Kemungkinan kalau komunitas ini tidak ditangkap, akan ada event lagi seperti ini," sambung Calvijn.

Diketahui, harga tiket peserta sebesar Rp 150-350 ribu. Pada pesta seks itu, panitia membuat sejumlah permainan berbau pornoaksi.

Para peserta seks sesama jenis ini menamakan dirinya komunitas 'Hot Space'. Komunitas ini sudah terbentuk sejak 2018.

Sejak terbentuk, komunitas tersebut telah menggelar pesta seks enam kali. Terakhir kali, mereka menyelenggarakan pesta seks pada Jumat (27/8) hingga Sabtu (28/8) dini hari.

Kegiatan ini berkedok kumpulan pemuda yang merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Panitia menyebar undangan melalui akun Instagram dan WhatsApp yang beranggotakan hingga 150 orang.

(mei/mei)