9.346 Pekerja di Makassar Kena Masalah Perusahaan, 200 Di-PHK Saat Pandemi

Ibnu Munsir - detikNews
Kamis, 03 Sep 2020 14:51 WIB
Tingkat kecelakaan kerja dan berbagai ancaman keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Indonesia masih cukup tinggi.Hasan Alhabshy//ilustrasi/detikfoto
Foto Ilustrasi (dok. detikcom)
Makassar -

Dinas Tenaga Kerja Kota Makassar mencatat ada 9.436 pekerja yang memiliki masalah dengan perusahaannya dan sebanyak 200 di antaranya terkena PHK saat pandemi virus Corona (COVID-19).

"Nah untuk PHK itu ada 200 lebih sementara dan ini dalam proses selama pendemi COVID 19," kata Kepala Seksi Perselisihan Hubungan Industrian Disnaker Makassar, Andi Sunrah, Kamis (4/9/2020).

Andi Sunrah menjelaskan, selain kena PHK, sekitar 9.346 tenaga kerja terlibat masalah di perusahaannya. Mereka mengalami konflik kepentingan.

"Ada 9.346 tenaga kerja, tapi ini terkait bukan PHK tapi perselisihan, adanya perselisihan hak kepentingan," jelasnya.

Mereka yang mengalami masalah umumnya di sektor perhotelan, pergudangan, hingga distributor barang.

"Tapi yang di-PHK ada di hotel, pergudangan, distributor. tapi lebih nampak ini perhotelan," tegasnya.

Oleh karena itu, untuk memberdayakan mereka yang di-PHK, pihaknya melakukan pelatihan dan pembinaan para tenaga kerja. Mereka diajarkan mandiri dan bisa berwirausaha di rumah.

"Untuk Dinas Tenaga Kerja melakukan pelatihan skill dan menambah wawasan tapi itu ada di bidang lain. Ya seperti pelatihan kerja, tadinya belum memahami bekerja tapi sekarang sudah dan bisa dilakukan di rumah," paparnya.

(nvl/nvl)