Tausyiah

4 Golongan Manusia Ini Haram Tersentuh Api Neraka

Erwin Dariyanto - detikNews
Jumat, 04 Sep 2020 05:00 WIB
Derweze gas craterthe, known as The Door to Hell, Turkmenistan
Ilustrasi Api Neraka (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan at Tirmidzi dan Ibu Hibban serta dishahihkan oleh Al Albani, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam pernah menyebutkan 4 golongan orang yang haram tersentuh api neraka. Mereka adalah golongan orang yang Hayyin, Layyin, Qarib dan Sahl.

Hadits tersebut di atas diriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu. Pada suatu ketika Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bertanya kepada para sahabat, "Maukah kalian aku tunjukkan orang yang haram baginya tersentuh api neraka?'

Para sahabat kemudian menjawab, "Mau, wahai Rasulullah!"

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda, "(Haram tersentuh api neraka orang yang) Hayyin, Layyin, Qarib, Sahl."

"Jadi ada empat ciri khas orang yang tidak akan tersentuh api neraka," kata pengasuh Pondok Pesantren Daarut Tauhiid, Bandung, Jawa Barat KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym dalam video YouTube yang diterima tim Hikmah detikcom, Kamis, 3 September 2020.

Menurut Aa Gym, Hayyin adalah orang yang memiliki ketenangan lahir dan bathin. Kehadiran orang seperti ini sangat menenangkan, teduh, meneduhkan dan tidak temperamental. Orang yang memiliki sifat hayyin bisa mengontrol pikiran, mengendalikan perasaan, juga hati dan sikapnya.

"Dari mana semua ini? mengapa bisa begini (hayyin)?, kata kuncinya adalah dari hati," kata Aa Gym.

Aa Gym melanjutkan, hati akan tenteram jika senantiasa mengingat Allah SWT. Tak hanya sekadar mengingat, namun juga yakin bahwa Allah maha melihat, maha mendengar, maha dekat, maha menguasai segalanya dan maha menentukan.

"Hayyin lahir dari ketauhidan, makin bagus tauhid seseorang. Maka akan makin tenang," ungkap Aa Gym.

Allah SWT berfirman dalam Al Quran surat Ar Rad ayat 28:

ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ ٱللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ ٱللَّهِ تَطْمَئِنُّ ٱلْقُلُوبُ

Latin-Arab: Allażīna āmanụ wa taṭma`innu qulụbuhum biżikrillāh, alā biżikrillāhi taṭma`innul-qulụb

Artinya: "(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram."


Golongan ke-2, Layyin adalah orang yang lemah, lembut, sopan dan santun. Orang yang memiliki sifat Layyin perkataan dan sikapnya tidak melukai, tidak memojokkan, tidak mempermalukan.

Menurut Aa Gym, sifat Layyin muncul dari sikap Rahmatan lil Alamin yang ada pada hati seseorang. Contoh orang yang memiliki sifat Layyin adalah Rasulullah Muhammad SAW. "Hati beliau (Rasulullah) sangat sayang kepada umatnya. Orang yang penuh kasih sayang akan lahir kelemahlembutan. Akan lahir sikap sopan santun," kata Aa Gym.


Golongan ketiga yang haram tersentuh api neraka adalah, Qarib. Menurut Aa Gym orang dengan sifat Qarib adalah pribadi yang hangat, akrab, supel dan menyenangkan. Dia tidak memiliki sikap yang membuat orang lain tidak nyaman, terluka atau tersakiti.

Sifat Qarib datang dari perilaku tawadhu atau rendah hati. Orang yang tawadhu akan nyaman dengan dirinya, sehingga orang lain pun nyaman bersamanya. Hal ini tentu berbeda dengan orang yang tinggi hati, merasa lebih hebat, lebih pintar atau lebih penting.

"Orang yang merasa dirinya tinggi dan melihat orang lain lebih rendah dia tidak akan nyaman dengan dirinya sendiri. Karena dia selalu menuntut orang lain menghargai menghormati memperlakukan spesial," papar Aa Gym.


Sifat ke-4 yang termasuk golongan haram tersentuh api neraka adalah Sahl. Termasuk golongan Shal adalah orang yang mudah, tidak ribet atau tidak berbelit-belit. Semua diperlakukan secara proporsional. Namun bukan berarti menggampangkan masalah.

"Ini bukan berarti menganggap remeh masalah penting. Tetapi kalau ukuran begini ya begini saja dan selalu di pikirannya adalah solusi," kata Aa Gym.

(erd/lus)