Peserta Pesta Gay di Jaksel Satu Komunitas, Punya Grup di Medsos Sejak 2018

ADVERTISEMENT

Peserta Pesta Gay di Jaksel Satu Komunitas, Punya Grup di Medsos Sejak 2018

Yogi Ernes - detikNews
Rabu, 02 Sep 2020 16:52 WIB
Tersangka pesta gay di Kuningan Jaksel
Tersangka pesta gay di Kuningan, Jaksel. (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Sebanyak 56 orang ditangkap dalam penggerebekan pesta gay di sebuah apartemen di Kuningan, Jakarta Selatan. Polisi menyebut peserta pesta gay tersebut berasal dari satu komunitas.

"Bagaimana mereka merekrut peserta? Mereka ini satu komunitas. Ada grup di dua media sosial," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (2/9/2020).

Komunitas lelaki pencinta sesama jenis itu berdiri pada 2018. Mereka menggunakan aplikasi chatting dan memiliki grup di media sosial (medsos) sebagai sarana komunikasi.

"Mereka punya grup WA (WhatsApp). Mereka namakan grup mereka Hot Space. Di WA ada 150 orang. Ini mulai berdiri Februari 2018. Di Instagram juga ada sekitar 80 di dalam Instagram-nya. Itu komunitasnya," ungkap Yusri.

Yusri mengatakan komunitas tersebut mengajak anggotanya menggelar pesta seks dengan modus kumpul pemuda merayakan kemerdekaan. Para peserta juga menggunakan masker berwarna merah-putih sebagai dress code.

"Kegiatan ini dilakukan undangan melalui medsos yang ada untuk mengadakan pesta satu bulan sebelumnya, diinfokan lewat WA dan Instagram. Yang berminat, tanggal 28 malam. Namanya kumpul-kumpul pemuda, dia bikin meme itu, 'Kumpul-kumpul Pemuda Rayakan Kemerdekaan," ujarnya.

Sebelumnya, polisi menggerebek pesta gay di salah satu apartemen di Kuningan, Jakarta Selatan. Polisi membeberkan, ada sejumlah persyaratan untuk menjadi peserta pesta gay tersebut.

Persyaratan tersebut salah satunya harus mengenakan dress code masker merah-putih. Selain itu, peserta dilarang membawa senjata api.

"Banyak persyaratan, setiap peserta banyak persyaratan, termasuk di dalamnya tidak boleh membawa senjata api, tidak boleh membawa narkotika," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (2/9).

(zak/zak)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT