Tarto Tak Sabar Ingin Diganti

Panglima TNI

Tarto Tak Sabar Ingin Diganti

- detikNews
Senin, 09 Jan 2006 17:08 WIB
Jakarta - Jenderal Endriartono Sutarto berharap dirinya sudah tidak lagi menjabat sebagai Panglima TNI saat berlangsungnya pemilihan kepada daerah (Pilkada) Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) pada April depan. Menurutnya, sekarang ini adalah saat yang tepat melakukan pergantian dirinya, karena demiliterisasi GAM telah tuntas dan berjalan mulus."Saya kan (dulu) diminta (Presiden SBY) kawal sampai tuntas. Sekarang kan sudahselesai proses itu. Saya lepaslah," kata Tarto sebelum sidang kabinet di Kantor Presiden, Jalan Veteran, Jakarta, Senin (9/1/2006).Tarto menjelaskan, tugas utama yang diembankan Presiden saat memperpanjang masa tugasnya pada Oktober lalu adalah mengawal pelaksaan tahap paling sensitifproses terminasi konflik bersenjata RI-GAM. Yaitu penyerahan dan penghancuran senjata api milik GAM dan penarikan pasukan non-organik TNI dari NAD. Di bawah pengawasan Aceh Monitoring Mission (AMM), kedua aksi hasil kesepakatan Helsinki yang usai akhir Desember 2005 itu dinilai telah terlaksana dengan baik. Kondisi keamanan Aceh pun sudah sangat kondusif, dan diyakini tidak terpengaruh dengan isu pergantian Panglima TNI. "Kami katakan situasi di NAD sangat siap. Kalau saat itu (ketika berlangsungnya demiliterisasi) ada pergantian mungkin ada policy berbeda," tambahnya. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads