Menag Jelaskan Ada Kegalauan Terkait Klaster Pesantren COVID-19

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Rabu, 02 Sep 2020 13:26 WIB
Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi
Menag Fachrul Razi. Foto: Andhika/detikcom
Jakarta -

Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengatakan ada kegalauan di lingkungan pondok pesantren (ponpes) terkait COVID-19. Fachrul menjelaskan banyak ponpes yang tidak melaporkan adanya klaster COVID-19.

"Masalah klaster COVID, memang ada sedikit kegalauan. Saya bilang sama pimpinan RMI (Rabithan Ma'ahid Islamiyah, red), 'Pak gimana kata bapak ada tambah klasternya, tapi minta laporannya nggak masuk. Padahal kalau ada pasti kami bantu. Kalau perlu saya ke sana dengan temen-teman," kata Fachrul dalam rapat bersama Komisi VIII DPR RI di MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (2/9/2020).

Fachrul meminta agar pimpinan di ponpes tidak takut untuk melaporkan adanya klaster COVID-19. Hal itu guna mempermudah Kementerian Agama (Kemenag) untuk memberikan bantuan.

"'Saya bilang, 'lapor aja pasti kami nggak akan umumkan, nggak kami umumkan, kami datang aja kasih bantuan, dan tidak manusiawi ada pesantren yang kena klaster kita nggak bantu apa-apa'," ujarnya

Lebih lanjut, Fachrul menegaskan tidak akan menyebarkan data ponpes yang terpapar COVID-19. Dia justru ingin memberikan perhatian dan bantuan bagi klaster ponpes

"Tapi dalam waktu dekat mudah-mudahan beliau paham, bahwa kami nggak akan umumkan, kami hanya datang kasih bantuan," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto mengatakan ada 20 ponpes yang terpapar COVID-19. Dia menyarankan agar Kemenag hadir memberikan bantuan kepada klaster ponpes tersebut.

"Kami dengar juga ada 20 pondok pesantren yang klaster baru Covid. Nah saya harap. Nah saya siap saja dampingi pak menteri di dapil masing-masing, kita siapin barang aja pak, masker langsung, ada juga alat mentralisir virus ruangan itu pak. Jadi kelihatan kehadiran kemenag, langsung dalam bentuk barang," tutur Yandri.

(hel/tor)