Sharon Mulai Bernafas Spontan
Senin, 09 Jan 2006 16:50 WIB
Jakarta - Ada perubahan mengenai kondisi Perdana Menteri (PM) Israel Ariel Sharon yang tengah terbaring kritis. Pemimpin bangsa Yahudi itu mulai bernafas dengan spontan.Ini merupakan gejala aktivitas yang pertama di otaknya sejak Sharon mengalami serangan stroke berat yang disertai pendarahan otak.Demikian disampaikan pejabat Rumah Sakit Hadassah di Yerusalem yang merawat Sharon. Saat ini tim dokter berupaya untuk membangunkan Sharon dari keadaan koma."Kami sudah mulai mengurangi jumlah anestesi. Pada tahap pertama, Sharon sudah mulai bernafas dengan spontan meskipun dia masih terhubung dengan ventilator," kata Shlomo Mor Yosef, Direktur RS Hadassah."Ini merupakan gejala pertama adanya semacam aktivitas di otaknya," imbuhnya seperti diberitakan kantor berita AFP, Senin (9/1/2006).Menurut Mor-Yosef, proses menghentikan pengaruh obat bius pada diri Sharon bisa memakan waktu berjam-jam atau bahkan berhari-hari.Sebelumnya, Sharon telah menjalani beberapa kali operasi untuk menghentikan pendarahan otak yang dialaminya. Sejumlah dokter mengungkapkan pria berusia 77 tahun itu membutuhkan keajaiban untuk bisa sembuh seperti sedia kala.
(ita/)











































