Polda Kalsel Musnahkan 300 Kg Sabu Barang Bukti Jaringan Internasional

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 02 Sep 2020 11:24 WIB
Polda Kalsel Musnahkan 300 Kg Sabu Barang Bukti Jaringan Internasional
Pemusnahan 300 kg sabu di Polda Kalsel. (dok. Polda Kalsel)
Banjarmasin -

Polda Kalimantan Selatan memusnahkan barang bukti 300 kg sabu hasil sitaan dari jaringan Malaysia. Pemusnahan barang bukti ini telah mendapatkan penetapan dari Pengadilan Negeri Banjarmasin.

"Pemusnahan 299,992 kg sabu setelah dilakukan pengurangan untuk keperluan pembuktian sebanyak 8 gram dengan rincian 3 gram untuk labfor, 1 gram untuk pembuktian di pengadilan negeri, 2 gram untuk Puslabfor Mabes Polri dan 2 gram untuk Labfor BNN," jelas Kapolda Kalsel Irjen Nico Afinta dalam keterangan kepada detikcom, Rabu (2/9/2020).

Dengan dimusnahkannya barang bukti tersebut, jutaan jiwa terselamatkan dari bahaya narkoba. Pemusnahan barang bukti dilakukan dengan menggunakan mixer.

"Maka dengan dimusnahkan barang bukti sabu tersebut, Ditresnarkoba Polda Kalsel berhasil menyelamatkan anak bangsa dari bahaya narkoba sebanyak 2.999.920 jiwa," sambungnya.

Nico menegaskan bahwa kejahatan narkoba merupakan kejahatan lintas negara (transnational crime). Modus operandi jaringan narkoba kini telah menggunakan teknologi canggih dengan didukung oleh jaringan organisasi yang luas.

"Sehingga, penanganan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba bukan perkara mudah, namun hal itu harus menjadi pemacu bagi seluruh pihak untuk lebih meningkatkan upaya pencegahan pemberantasan tindak pidana narkoba," imbuh Nico.

Semua pihak harus terlibat dalam perang terhadap narkoba. Tidak hanya Polri dan BNN, tapi semua instansi juga harus bersinergi dan meninggalkan ego sektoral demi melawan kejahatan narkoba.

"Selaku aparat penegak hukum dan pemelihara Kamtibmas, Polda Kalsel beserta jajaran telah melakukan upaya-upaya penanggulangan narkoba baik secara preemtif, preventif, maupun represif, terbukti dengan telah banyaknya kasus peredaran narkoba yang berhasil diungkap," lanjut Nico.

Polda Kalsel Musnahkan 300 Kg Sabu Barang Bukti Jaringan InternasionalDalam kesempatan ini, Gubernur Kalsel Shabirin Noor memberikan penghargaan ke Polda Kalsel atas pengungkapan 300 kg sabu. (dok. Polda Kalsel)

Sementara itu, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dalam sambutannya mengapresiasi dan memberikan penghargaan atas pengungkapan narkoba oleh Polda Kalsel. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi jajaran kepolisian untuk terus menjaga keamanan di Bumi Lambung Mangkurat.

"Mari kita bergerak, bekerja bersama, bersatu melawan peredaran narkoba dengan terus menggalakkan pemberantasan narkoba dengan 'Semangat Hajar Narkoba' dan 'Selamatkan Kalimantan Selatan dari Peredaran Narkoba' demi menjaga generasi dari kehancuran untuk menyongsong masa depan yang lebih baik di masa yang akan datang," kata Sahbirin Noor.

Pemusnahan dilakukan di Lapangan Satpas Ditlantas Polda Kalsel pada Rabu (2/9) pukul 08.30 Wita. Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor, Ketua DPRD Kalsel, Kabinda Kalsel, Kepala BNNP Kalsel, Kajati Kalsel, Danrem 101/Antasari, Danlanud Syamsudin Noor, Danlanal Banjarmasin, Irwasda Polda Kalsel, seluruh Pejabat Utama Polda Kalsel, Kepala Kanwil Bea Cukai, Kepala BPOM Banjarmasin, Ketua MUI Kalsel, Ketua NU Kalsel, Ketua Muhammadiyah Kalsel, Ketua PGI Kalsel, GM PT Angkasa Pura I Syamsudin Noor, Ketua STIHSA, Ketua KNPI, dan Ketua PWI Kalsel dengan disaksikan oleh empat (4) orang tersangka berinisial S, AY, R, dan A.

Seperti diketahui, sebelumnya Polda Kalsel dan tim gabungan Satgassus Merah Putih Polri membongkar peredaran 300 kg sabu dari jaringan Malaysia-Kaltara-Kaltim-Kalsel. Total barang bukti 300 kg sabu itu merupakan pengembangan kasus 208 kg sabu dan 543.969 butir ekstasi yang diungkap pada 11 Maret 2020.

Sabu tersebut dikemas dalam kemasan teh hijau. Dalam kasus ini, tim menangkap 4 tersangka.

(mei/tor)