Hanura Jelaskan Duduk Perkara Kantor Disegel Buntut Laporan Wiranto

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Selasa, 01 Sep 2020 21:29 WIB
Kantor Hanura di Cipayung disegel polisi
Kantor Hanura di Cipayung kini berstatus quo (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Kantor Partai Hanura yang berada di Jalan Raya Hankam, Cipayung, Jakarta Timur, disegel polisi. Kuasa hukum DPP Hanura, Rhony Sapulette, mengklaim sebetulnya tidak ada masalah terkait kepemilikan gedung tersebut.

"Nah, kami beranggapan dan kami pastikan itu sebenarnya tidak ada masalah. Partai Hanura tidak ada masalah, karena itu gedung milik Partai Hanura," kata Rhony saat dihubungi pada Selasa (1/9/2020).

Rhony menjelaskan, Ketua Umum (Ketum) Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO), dan Wiranto sudah melakukan penyerahan gedung tersebut. Prosesi penyerahan dilakukan pada September 2017.

"Nah, itu dibuktikan dengan berita acara penyerahan gedung tersebut antara Pak Wiranto dengan Ketum Partai Hanura terpilih, Pak OSO, pada tanggal 11 September 2017," ucap Rhony.

Sebelum para kader Partai Hanura mulai menempati gedung yang dijadikan sebagai kantor DPP itu, Rhony menyebut pihak Hanura telah mengirimkan surat pemberitahuan kepada Wiranto.

"Kami menyurati Pak Wiranto. Menyurati Pak Wiranto dalam hal kami menyampaikan atau pemberitahuan bahwa gedung Partai Hanura yang ada di (Jalan) Hankam, Bambu Apus, itu akan segera dipakai oleh DPP Partai Hanura, sesuai dengan berita acara yang sudah disepakati bersama pada September 2017 itu," jelasnya.

Rhony mengatakan Hanura telah mengirimkan dua surat pemberitahuan kepada Wiranto. Namun Wiranto tidak menggubris surat tersebut.

Rhony menegaskan pihak DPP Hanura beranggapan kalau Wiranto mengizinkan kader Hanura menggunakan gedung tersebut. Sebab, tidak ada respons dari pihak Wiranto.

"Nah, (surat) pemberitahuan itu kami juga menyampaikan, dalam hal ini kuasa hukum dari Partai Hanura, bahwa gedung Partai Hanura itu akan dipergunakan oleh DPP Partai Hanura berdasarkan berita acara penyerahan gedung," tuturnya.

"Nah, 2 minggu kemudian, kami tidak mendapat jawaban atau respons baik. Namun, dalam surat pemberitahuan tersebut, kami sampaikan bahwa jika bapak tidak merespons surat pemberitahuan kami ini, kami berasumsi bahwa bapak menyetujui, artinya beliau mengizinkan kami," imbuh Rhony.

Simak video 'Kantor Hanura Cipayung Disegel Sebagai Buntut Laporan Pihak Wiranto':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2