Tangkap Penambang Ilegal, Polisi Sita Alat Berat Milik Anggota DPRK Simeulue

Agus Setyadi - detikNews
Selasa, 01 Sep 2020 16:50 WIB
Alat berat anggota DPRK Simeulue yang disita polisi (dok. Istimewa)
Alat berat anggota DPRK Simeulue yang disita polisi. (Foto: Istimewa)
Simeulue -

Lima orang yang diduga melakukan penambangan ilegal galian C di Simeulue, Aceh, ditangkap. Polisi menyita satu unit alat berat diduga milik anggota DPR Kabupaten Simeulue.

"Alat berat backhoe yang kita sita milik SY (45), anggota DPRK Simeulue. Ada lima orang yang ditangkap dalam kasus penambangan ilegal ini," kata Kasat Reskrim Polres Simeulue Ipda Muhammad Rizal kepada wartawan, Selasa (1/9/2020).

Penangkapan pelaku berawal dari informasi terkait adanya penambangan galian C ilegal di Desa Sanggiran Kecamatan Simeulue Barat, Kabupaten Simeulue. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi membekuk pemilik galian C berinisial IR dan AL.

Di lokasi, polisi juga menangkap operator alat berat berinisial MJ serta sopir truk yang mengangkut alat berat berinisial AD. Selain itu, penanggung jawab alat berat dan truk berinisial ZN ikut diciduk.

"Penambangan ilegal yang dilakukan pelaku tidak memiliki izin dan berdampak negatif. Kegiatan tersebut diduga telah terjadi kerusakan terhadap lingkungan di TKP," jelas Rizal.

Menurut Rizal, kelima pelaku bakal dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan. Polisi hanya menyita alat berat. Rizal tak menjelaskan ada-tidaknya hubungan SY dalam kasus ini.

"Penyidik mengembalikan kelima terduga pelaku tersebut kepada keluarganya dan direncanakan akan dipanggil untuk pemeriksaan lanjutan," ujar Rizal.

(agse/haf)