Polisi Tetapkan 4 Tersangka Kasus Pengoplosan 50 Ribu Liter BBM di Jambi

Ferdi Almunanda - detikNews
Selasa, 01 Sep 2020 13:38 WIB
Penggerbekan BBM industri yang dioplos di gudang di Jambi
Foto: Penggerbekan BBM industri yang dioplos di gudang di Jambi (Ferdi Almunanda/detikcom)
Jambi -

Polisi telah menetapkan tersangka dalam kasus pengoplosan 50 ribu liter bahan bakar minyak (BBM) ilegal di Jambi. 4 orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

"Penyidik kini sudah menetapkan empat orang tersangka yakni tiga orang dari pengelola gudang, bernama Agus Rudianto, lalu dua orang sopir bernama Edo Syahfutra dan Suhendri kemudian seorang karyawan PT Mitra Tirta Loka Lestari bernama Liyan Arnara," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi, Kombes Edi Fariadi, Selasa (1/9/2020).

Edi memaparkan seorang karyawan perusahaan itu ditetapkan tersangka lantaran menjadi pengelola gudang tempat BBM ini dioplos. Polisi juga akan mendalami keterlibatan perusahaan dari PT Carpotama Tanggang Jaya.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, seperti 39 drum berisi solar dan minyak mentah, dengan total sekitar 50 ribu liter. Lokasi gudang pengoplosan juga turut ditutup polisi dengan diberikan garis polisi.

"Untuk beberapa kendaraan yang berada di gudang kita amankan dulu. Kendaraan itu merupakan tiga unit truk berisi solar. Lalu untuk satu unit mobil tangki biru putih milik PT Caprotama Tanggang Jaya juga berisikan minyak solar turut kita amankan," ujar Edi.

Edi juga menyebutkan pengerebekan gudang tempat pengoplosan BBM industri ini dilakukan setelah polisi mendapatkan laporan dari masyarakat. Jenis BBM yang dioplos adalah BBM jenis solar resmi yang kemudian dicampurkan dengan minyak ilegal hasil 'ilegal driling' lalu dijual kembali ke industri dan pihak perusahaan dengan mendapatkan keuntungan besar.

"Modusnya BBM yang diambil dari depot Pertamina langsung dibawa ke gudang tersebut, kemudian sebagian diturunkan, lalu diganti dengan minyak mentah campuran yang sebelumnya telah diolah sendiri menjadi solar, kata Edi.

"Selain minyak industri yang dioplos dari solar dan minyak premium juga ikut dioplos. Dan kuat dugaan selain diecer dan dijual ke perusahaan kuat dugaan juga diedarkan di beberapa SPBU di Jambi," sambungnya.

Tonton video 'Aksi Penggerebekan Gudang Minyak Oplosan, 50.000 Liter BBM Disita!':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2