Polsek Ciracas Diserang, Polda Metro Pastikan TNI-Polri Tetap Solid

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 31 Agu 2020 14:53 WIB
Polsek Ciracas, Jakarta Timur (Jaktim), dirusak sejumlah orang pada dini hari tadi. Berikut foto-foto suasana terkininya.
Foto: Kondisi Polsek Ciracas usai diserang Minggu (30/8) dini hari (Rengga Sancaya)
Jakarta -

Sekelompok oknum TNI menyerang dan merusak sejumlah fasilitas di Polsek Ciracas, Jakarta Timur. Insiden tersebut dipastikan tidak akan mengganggu sinergitas antara TNI-Polri yang saat ini sudah terjalin dengan baik. TNI-Polri akan tetap solid.

"Kemarin sudah disampaikan langsung oleh Kapolda dan Pangdam, kita sinergi TNI-Polri tidak akan kendor, terus akan berlangsung. Memang selama ini sudah berlangsung bagus. Kita kedepankan di sini adalah preventif," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (31/8/2020).

Yusri mengatakan pihaknya juga akan melakukan patroli skala besar di daerah-daerah yang tergolong rawan terjadinya kerusuhan. Patroli tersebut dilakukan bersama dengan pihak TNI, khususnya Kodam Jaya.

Menurut Yusri, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tenang pascainsiden penyerangan dan perusakan Polsek Ciracas. TNI-Polri akan bergandengan tangan mengamankan Ibu Kota.

"Kita lakukan patroli skala besar di tempat-tempat yang agak rawan. Ini masih berjalan terus. Masyarakat kita harap tetap tenang dan pimpinan sudah menyampaikan polisi dan TNI tetap bekerja dengan baik dan mengamankan Ibu Kota," papar Yusri.

Perusakan Polsek Ciracas sendiri diawali oleh seorang oknum TNI, Prada MI yang menyebarkan berita bohong bahwa dirinya dikeroyok. Namun, setelah diselidiki lebih lanjut, Prada MI ternyata mengalami kecelakaan tunggal.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa telah menjenguk korban penyerangan Polsek Ciracas, Jakarta Timur. Andika pun meminta maaf atas insiden yang dilakukan oknum anggota TNI.

"Saya ingin menyampaikan permohonan maaf atas tindakan brutal oknum prajurit angkatan darat," kata Andika di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (30/8).

Setelah melihat kondisi korban, Andika mengungkapkan kekecewaan atas tindakan prajuritnya yang menimbulkan korban. Menurutnya, kerja keras TNI bersama Polri dirusak oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab.

Akibat kejadian ini, sejumlah fasilitas di Polsek Ciracas rusak. Beberapa kendaraan juga dibakar massa. TNI sendiri telah mengamankan sejumlah prajurit yang terlibat dalam penyerangan tersebut.

(mei/mei)