Peluru Nyasar Kenai Perut Satpam di Pademangan, Keluarga Curhat soal Biaya

Luqman Arunanta - detikNews
Senin, 31 Agu 2020 14:43 WIB
Poster
Foto: Ilustrasi oleh Edi Wahyono
Jakarta -

Jefri (23) satpam pelabuhan yang terkena peluru nyasar di wilayah Pademangan, Jakarta Utara, kini harus menjalani operasi. Jefri tertembak di bagian perutnya.

"Kondisi saat ini adik ipar saya tak berdaya, harus dioperasi. Itu dari pihak keluarga lagi mengupayakan biaya karena besar sekali," kata kakak ipar korban, Petrus S (38), saat ditemui di kediamannya, Koja, Jakarta Utara, Senin (31/8/2020).

Petrus mengatakan, keluarga merasa terbebani dengan biaya operasi yang cukup tinggi.

"Dari pihak keluarga bingung, karena rumah sakit tidak menerima pasien BPJS padahal korban tersebut memiliki BPJS Kesehatan. Bahkan, untuk kamar pihak rumah sakit meminta deposit yang jujur saja itu membebankan kami, karena untuk deposit kamar saja mahal sekali," ujar Petrus.

Petrus juga mengatakan adik iparnya saat ini berada di ruang isolasi karena situasi COVID-19. Selain itu, korban juga masih kesakitan sampai meraung-raung sehingga dipisahkan dari pasien lain agar tidak mengganggu.

"Adik ipar saya ini disuruh untuk diisolasi apalagi kondisi COVID sekarang rumah sakit khawatir dan memang kondisi adik saya meraung-raung, dia tidak bisa ditempatkan di kelas pasien yang lain karena akan mengganggu kenyamanan pasien yang lain makanya ditempatkan di tempat yang isolasi," ungkapnya.

Petrus mengatakan, dari hasil rontgen adik iparnya terkena peluru nyasar di bagian perut bawah. Namun, dia belum bisa memastikan apakah ada peluru yang bersarang sebelum dilakukan operasi.

"Pokoknya antara bagian persisnya kalau nggak salah perut bagian kiri atau kanan, karena itu nyeberang pelurunya itu agak nyamping setelah hasil rontgen. Saya juga bingung karena untuk mengetahui satu atau dua (peluru yang bersarang) luka itu harus dilakukan operasi kan. (Dari rontgen) ya memang hanya kelihatan garis lubang saja," kata Petrus.

"Belum bisa dipastikan (ada-tidaknya peluru yang bersarang) karena harus dilakukan tindakan operasi," imbuhnya.

Sebelumnya, seorang satpam pelabuhan tertembak peluru nyasar di wilayah Pademangan, Jakarta Utara. Pihak kepolisian pun masih menyelidiki terkait asal dari peluru nyasar tersebut.

Informasi ini dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Wirdhanto. Pihak kepolisian juga masih memastikan dimana lokasi pasti kejadian tersebut.

"Iya peluru nyasar, sekarang masih dipastikan TKP-nya Jakpus atau Jakut," kata Wirdhanto saat dihubungi wartawan, Minggu (30/8/2020).

Tonton video 'Pria Penuh Luka Ditemukan Tewas di Dalam Mobil di Purwakarta':

[Gambas:Video 20detik]



(mei/mei)