Menggunakan Skateboard, Faqih Unjuk Gigi di Hadapan Ganjar Pranowo

Yudistira Imandiar - detikNews
Jumat, 28 Agu 2020 17:12 WIB
Pemprov Jateng
Foto: Dok. Pemprov Jateng
Jakarta -

Seorang bocah asyik berseliweran dengan papan skate di dalam kantor Gubernur Jawa Tengah. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tampak tertegun melihat bocah tersebut bermain.

Diketahui, bocah yang bebas bermain di kantor Gubernur itu adalah Faqih Tajwan Mahendra Putra. Meskipun menyandang disabilitas pada kedua kakinya, ia mahir meluncur dengan skateboard.

Kamis (27/8/2020) siang itu Faqih datang bersama ibunya, Meina Putri Anggraini, datang untuk menerima bantuan beasiswa serta skateboard baru dan kursi roda. Bantuan itu merupakan bagian dari Gerakan Jawa Tengah Ayo Menabung yang digagas oleh Pemprov Jateng dan OJK Regional Jateng-DIY.

Meina mengatakan skateboard merupakan pilihan tepat untuk membantu Faqih bergerak dengan kondisi tempat tinggalnya di rumah susun yang lingkungannya sempit.

"Kenapa tidak untuk Faqih yang memang memiliki keterbatasan di kaki. Kami tinggal di rumah susun jadi skateboard ini cukup membantu dan tidak ada masalah. Kalau kursi roda mungkin agak susah di lingkup kita yang sempit," kata Meina, Jumat (28/8/2020).

Ia berterima kasih kepada Ganjar Pranowo yang memberi perhatian kepada penyandang disabilitas seperti Faqih. "Pak Ganjar tadi senang dengan keunikan dan ciri khas yang dibawa Faqih," sebut Meina.

Dalam kesempatan itu, Ganjar meminta Faqih mencoba skateboard barunya. Hal itu kembali diulang Ganjar usai acara dengan meminta Faqih memperlihatkan kepada banyak orang bagaimana ia menggunakan skateboard. Faqih langsung meresponsnya dengan berseluncur di hadapan Ganjar. Ia meluncur membelah barisan orang-orang dengan riang.

Selain Faqih, bantuan juga diberikan secara simbolis kepada Prasasti Wahyu berupa tabungan senilai Rp 500 ribu dan sepeda motor roda tiga. Prasasti merupakan penyandang disabilitas fisik seperti Faqih. Sementara itu, Novilia Sabrina Fitriani seorang penyandang tunarungu mendapatkan bantuan tabungan senilai Rp 1 juta.

Ganjar mengatakan bantuan berupa beasiswa berbentuk tabungan itu diberikan untuk mendorong para pelajar agar gemar menabung. Hal itu juga akan membuat literasi keuangan menjadi lebih baik karena menabung sejak awal akan membantu anak-anak berhemat dan merencanakan masa depan dengan baik.

"Beberapa bantuan tadi dari perbankan, dari Bank Jateng, dari Baznas, kita berikan kepada anak-anak dalam bentuk tabungan. Ada yang insentif buat beasiswa, ada untuk kebutuhan mereka. Kalau orang gemar menabung, manajemen pintar, dia hemat, dan dia merencanakan masa depannya. Ini kerja sama yang bagus," tutur Ganjar.

(prf/ega)