3 Tersangka Pencabutan Red Notice Djoko Tjandra Penuhi Panggilan Polri

Sachril Agustin B - detikNews
Jumat, 28 Agu 2020 14:12 WIB
Karo Penmas Polri Brigjen Awi Setiyono
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Awi Setiyono. (Foto: Sachril Agustin/detikcom)
Jakarta -

Bareskrim Polri memanggil 4 tersangka dalam kasus pencabutan red notice Djoko Tjandra. Dari 4 orang, 1 tersangka atas nama Tommy Sumardi belum hadir.

"Untuk update kasus red notice bahwasanya memang sesuai jadwal penyidik subdit 2 Direktorat tindak pidana tipikor Bareskrim Polri, pagi ini memang merencanakan pemeriksaan seluruh tersangka. Jadi tersangka ini akan dijadikan saksi terhadap tersangka lainnya," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (28/8/2020).

"Kemudian informasi terakhir pagi pukul 10.00 WIB, tiga tersangka sudah hadir kecuali tersangka atas nama TS (Tommy Sumardi)," lanjutnya.

Awi tidak menjelaskan secara rinci mengapa Tommy Sumardi belum datang untuk memenuhi panggilan. Dia hanya mengatakan Tommy akan datang pukul 14.00 WIB.

"(Tommy Sumardi) berjanji siang ini pukul 14.00 WIB akan hadir. Jadi kita sama-sama tunggu, bagaimana pemeriksaan kita serahkan sepenuhnya kepada penyidik," ujar Awi.

Kemarin, Bareskim Polri melakukan rekonstruksi pencabutan red notice Djoko Tjandra. Awi mengatakan rekonstruksi adalah upaya untuk mengungkap kasus ini.

"Perlu diketahui rekan-rekan semuanya bahwasanya penyidik tidak mengejar pengakuan. Penyidik bekerja sesuai dengan scientific crime investigation. Jadi kita, tidak mencari atau tidak mengejar pengakuan ya," ujar Awi.

Diketahui, dalam kasus dugaan gratifikasi pencabutan red notice Djoko Tjandra, dua tersangka diduga berperan sebagai penyuap dan dua tersangka lainnya penerima suap.

Dua penyuap yang dimaksud adalah Djoko Tjandra serta pengusaha Tommy Sumardi. Sedangkan dua penerima suap adalah mantan Kadiv Hubungan Internasional Polri Irjen Napoleon Bonaparte dan mantan Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetijo Utomo.

Awi mengatakan empat tersangka ini akan diperiksa sebagai saksi. "(Semua tersangka kasus red notice diperiksa) sebagai saksi terhadap tersangka lainnya," ujar Awi.

(dkp/dkp)