Polisi Serahkan 1 Orang Utan Peliharaan Warga ke BKSDA Kalimantan Barat

Adi Saputro - detikNews
Kamis, 27 Agu 2020 00:00 WIB
Orang utan yang dipelihara warga Mempawah
Foto: Orang utan yang dipelihara warga Mempawah (Adi Saputro/detikcom)
Mempawah -

Satuan Reskrim Polres Mempawah, mengevakuasi satu orang utan berkelamin betina yang telah dipelihara 3 tahun oleh warga di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Orang utan ini akan diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya alam (BKSDA) Kalimantan Barat.

Proses evakuasi dilakukan pada, Rabu (26/8/2020) sekitar pukul 16.30 WIB. Satwa primata ini diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat, dan rencananya keesokan harinya akan dibawa menuju ke pusat rehabilitasi orang utan di Sintang Orang Utan Center (SOC).

Kasat Reskrim Polres Mempawah, AKP Muhammad Resky Rizal mengatakan bahwa, pihaknya mendapat laporan dari warga terkait pemeliharaan satu bayi orang utan oleh seorang warga di Mempawah.

"Mendapat laporan itu, maka kami langsung turun ke lokasi di Kecamatan Mempawah Hilir dimaksud, dan ternyata benar salah seorang warga kedapatan memelihara satwa yang termasuk dilindungi itu," kata Resky kepada wartwan, Rabu (28/8/2020).

Resky menjelaskan orang utan tersebut dipelihara selama 3 tahun oleh warga setempat. Sementara asal-usul bayi primata itu berasal dari Kabupaten Melawi.

"Pada awalnya mereka menolak satwa peliharaan ini dibawa petugas. Setelah dilakukan pendekatan akhirnya warga tersebut menyerahkan orang utan itu, karena satwa ini termasuk dilindungi," bebernya.

Setelah diamankan, orang utan ini dibawa ke Markas Polres Mempawah dan kemudian dicek kesehatannya oleh dokter hewan.

"Kondisi orang utan ini baik, hanya saja masih perlu pemeriksaan kesehatan lanjutan, dan saat ini telah berkoordinasi dengan BKSDA Kalbar untuk penanganan lanjutan," tegasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2