Pria di Agam Ditangkap BKSDA Sumbar, 8 Kg Sisik Trenggiling Disita

Jeka Kampai - detikNews
Rabu, 26 Agu 2020 20:15 WIB
Warga Agam ditangkap karena memperjualbelikan sisik trenggiling (dok BKSDA Sumbar)
Warga Agam ditangkap karena memperjualbelikan sisik trenggiling. (dok BKSDA Sumbar)
Padang -

Pria berinisial RH (40) diamankan karena memperjualbelikan sisik trenggiling (Manis javanica) yang merupakan satwa dilindungi. Dari tangan RH, disita barang bukti berupa sisik trenggiling seberat 8 kilogram (kg).

"Kita amankan dengan barang bukti yang ada," jelas Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar Resort Agam, Ade Putra, kepada detikcom, Rabu (26/8/2020).

RH ditangkap atas laporan soal ada aktivitas warga membawa sisik trenggiling dengan tujuan Lubuk Basung untuk diperjualbelikan. Warga asal sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), itu ditangkap BKSDA Sumbar, Balai Gakkum Kementerian LHK Wilayah Sumatera, dan Satreskrim Polres Agam.

Berdasar pengakuan, tersangka memperoleh dapat bagian tubuh dari satwa langka dan dilindungi tersebut dari seseorang di daerah Padang Pariaman dan akan dijual dengan harga Rp 4 juta per kg.

Warga Agam ditangkap karena memperjualbelikan sisik trenggiling (dok BKSDA Sumbar)Barang bukti 8 kg sisik trenggiling. (dok BKSDA Sumbar)

Saat ini pelaku dan barang bukti 8 kg sisik trenggiling diamankan di kantor BKSDA Sumbar di Padang. Kasus ini diproses lebih lanjut penyidik Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera.

Pelaku terancam Pasal 21 ayat 2 huruf d dan Pasal 40 ayat 2 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun dan denda maksimal Rp 100 juta. Saat ini tim gabungan sedang mengembangkan kemungkinan pelaku lainnya yang terlibat dalam perdagangan satwa dilindungi.

(jbr/jbr)