Walau Rugi Rp 3,5 M, Hotel & Mall Tentrem Tetap Beroperasi Saat Pandemi

Angga Laraspati - detikNews
Rabu, 26 Agu 2020 15:38 WIB
LED Videotron akuarium raksasa di Mal Tentrem Semarang, Kamis (13/8/2020).
Foto: LED Videotron akuarium raksasa di Mal Tentrem Semarang, Kamis (13/8/2020). (Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Jakarta -

Direktur Utama Hotel Candi Baru (Hotel Tentrem) Irwan Hidayat mengungkapkan Hotel dan Mall Tentrem yang diresmikan pada 13 Agustus kemarin bukanlah untuk meraup keuntungan semata. Bahkan dirinya mengatakan pihak Hotel dan Mall Tentrem rela merugi sebesar Rp 3,5 per bulan selama 9 bulan ke depan.

"Biaya terbesar sebesar 38% adalah untuk gaji karyawan kemudian disusul listrik, perawatan dll. Itupun setelah 9 bulan ke depan kami juga tidak tahu pasti apa yang akan terjadi," imbuh Irwan saat dihubungi detikcom, Rabu (26/8/2020).

Irwan membeberkan alasan dibalik pembukaan Hotel dan Mall tentrem adalah untuk membuka lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi di kota Semarang. Sampai saat ini Hotel dan Mall Tentrem sudah memiliki kurang lebih 300 karyawan yang bekerja.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan sampai saat ini yang sudah siap beroperasi hanya 8 penyewa dengan total luas 600 m2 dari jumlah 9000 m2 yang bisa disewa. Itu pun semua penyewa harus menunda untuk mengerjakan interior gerai yang sudah disewa karena pandemi COVID-19.

"Ada cerita lucu, ada ibu-ibu yang waktu itu datang ke mal terus marah-marah, ini kenapa belum ada tokonya sih," ungkap Irwan.

Mall Tentrem juga memberikan kebebasan sewa selama 6 bulan ke depan kepada 8 penyewa yang membuka gerai saat peresmian 13 Agustus kemarin. Tak hanya itu nantinya Mall Tentrem juga akan memberikan lapak bagi UMKM, agar karyawan dapat menikmati makan siang di UMKM-UMKM tersebut.

Dirinya juga mengatakan yang terjadi baru-baru ini merupakan antusiasme masyarakat yang tinggi untuk melihat teknologi video mapping yang menghadirkan suasana akuarium laut raksasa di langit-langit mal. Tentu hal itu membuat viral karena menggambarkan seolah-olah pihak Tentrem Mall mengabaikan protokol kesehatan.

"Perlu kami jelaskan, kami melaksanakan bisnis kami sesuai aturan protokol new normal dan pelaksanaannya kami juga bekerja sama dan koordinasi dengan Polsek, Satpol PP, Babinsa dan aparat terkait," ungkap Irwan

(mul/mpr)