Dugaan Salah Tangkap Anak di Makassar, 2 Polisi Diperiksa Provos

Hermawan Mappiwali - detikNews
Rabu, 26 Agu 2020 14:57 WIB
Ilustrasi Penganiayaan
Foto Ilustrasi (dok. Istimewa)
Makassar -

Dua oknum polisi anggota Polsek Bontoala, Makassar, diperiksa oleh Provos terkait dugaan salah tangkap terhadap seorang anak, MF (13). Kini kedua oknum polisi itu dibawa ke Polrestabes Makassar.

"Di Polrestabes anggota saya sudah diamankan 2 orang," kata Kapolsek Bontoala Kompol Andriani Lilikay kepada wartawan di kantornya, Rabu (12/8/2020).

Kompol Andriani tak menyebut identitas kedua anggotanya yang diperiksa karena dugaan salah tangkap tersebut. Namun Andriani memastikan pemeriksaan terus berjalan.

"Kita tahu anggota ini sudah diamankan di Polrestabes Makassar," bebernya.

Sebelumnya, Polda Sulsel juga telah memastikan, meski disebut tak sengaja memukul anak, dugaan salah tangkap oleh oknum polisi ini akan tetap diusut.

"Anggota itu tetap kita lakukan pemeriksaan kita lihat sampai sejauh mana kekeliruan prosedur yang dia lakukan," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo saat berbincang dengan detikcom, Selasa (25/8).

Diberitakan sebelumnya, paman MF, Abdul Karim, mengaku pihaknya sudah menerima dan memaafkan dengan lapang dada terkait penganiayaan yang dialami MF. Namun Abdul meminta polisi jujur.

"Istilahnya kita nggak boleh bohong kepada publik. Diceritakanlah dari awal," kata Abdul saat dimintai konfirmasi terpisah pada Rabu (26/8).

Abdul keberatan atas keterangan polisi yang menyebut MF tidak sengaja kena pukul. Dia menegaskan bahwa keponakannya memang sengaja dipukul sebagaimana keterangan MF.

"Jadi kejadiannya pas dikejar dia yang didapat, kerah bajunya yang dipegang terus dihantam pakai helm," beber Abdul.

Tonton juga video 'Jenderal Pembuat Surat Jalan Djoko Tjandra 'Diisolasi' di Provos 14 Hari':

[Gambas:Video 20detik]



(nvl/nvl)