Gubernur Tunda Buka Wisata Bali untuk Turis Asing September

Angga Riza - detikNews
Rabu, 26 Agu 2020 13:05 WIB
Gubernur Bali I Wayan Koster
Gubernur Bali I Wayan Koster (Angga Riza/detikcom)
Denpasar -

Wisatawan mancanegara harus rela menunda untuk berkunjung ke Bali. Sebab, pariwisata untuk turis asing ke Bali gagal dibuka September mendatang.

Pembatalan perencanaan pembukaan pariwisata ini disampaikan langsung oleh Gubernur Bal I Wayan Koster, Rabu (26/8/2020). Menurutnya, alasan dibatalkanya pariwisata untuk wisman ini karena masih banyaknya masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan dan kasus COVID-19 yang masih naik-turun.

"Rencana tahap ketiga (wisata untuk turis mancanegara) tidak dapat dilaksanakan, karena perkembangan COVID-19 di Provinsi Bali itu masih mengalami fluktuatif. Juga masih ada masyarakat yang tidak tertib termasuk pelaku usaha pariwisata yang sudah diberikan surat edaran untuk tertib melaksanakan protokol kesehatan masih banyak pelaku pariwisata yang tidak tertib yang membuat citra kita di bali ini menjadi kurang baik terhadap masyarakat luar," kata Koster dalam konferensi pers di Gedung Gajah Jayasabha, Denpasar, Rabu (26/8).

Lebih lanjut, Koster mengatakan masyarakat harus tertib menerapkan protokol kesehatan. Karena itu, dia mengajak agar masyarakat betul-betul tertib dan disiplin termasuk para pelaku usaha pariwisata.

"Kuncinya satu adalah kita harus sama sama tertib dan disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan ini sehingga penanganan COVID-19 ini menjadi baik. Baik ini keberhasilan ini tidak hanya ditentukan oleh komitmen serta kepemimpinan dari pemerintah, tapi juga komitmen tanggung jawab bersama sama seluruh komponen masyarakat," tegasnya.

Selain soal masyarakat yang belum sepenuhnya patuh terhadap protokol COVID-19, peraturan Menkumham Nomor 11 Tahun 2020 menjadi penghalang gagalnya wisman berlibur ke Bali pada September mendatang.

"Selain permasalahan dari internal sendiri yang belum tertib dalam protokol kesehatan ini juga sebagai satu kebijakan pemerintah masih memberlakukan peraturan Menkumham Nomor 11 Tahun 2020 tentang pelarangan sementara orang asing berkunjung ke wilayah negara Indonesia," lanjut Koster.

Sementara itu, kasus COVID-19 di Provinsi Bali sampai saat ini dilihat dari web resmi https://infocorona.baliprov.go.id/ positif sebanyak 4726, dalam perawatan 555, sembuh sebanyak 4115 orang dan meninggal 55 orang.

(idh/idh)