Kembali Kirim Anggota ke Panja RUU Cipta Kerja, Demokrat: Kami Siap Tempur!

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Rabu, 26 Agu 2020 10:54 WIB
Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan saat memberikan keterangan pers terkait Kongres V Partai Demokrat. Kongres akan digelar pada 15 Maret 2020 di JCC Senayan.
Hinca Panjaitan (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPR RI menyatakan kembali siap tempur membahas omnibus law RUU Cipta Kerja bersama dengan Baleg DPR. Ada sejumlah alasan mengapa Demokrat kembali ikut membahas RUU Cipta Kerja di Baleg DPR.

"Beberapa alasan yang menjadi pertimbangan FPD untuk kembali masuk ke pembahasan RUU Ciptaker di Baleg adalah: satu, pada waktu Penarikan anggota FPD dari panja RUU Ciptaker waktu itu karena situasi COVID-19 yang saat itu yang menjadi perhatian kita semua, dan FPD ingin semua pihak fokus ke penanganan dampak COVID baik oleh pemerintah juga para kader PD, termasuk anggota FPD di dapil masing-masing," kata anggota FPD DPR RI, Hinca Panjaitan, dalam keterangannya, Rabu (26/8/2020).

Alasan Demokrat bergabung kembali membahas RUU Cipta Kerja tak lepas dari persetujuan mereka dalam pengesahan Perppu Penanganan Corona menjadi undang-undang. Hal itu sebagai landasan utama pemerintah untuk menangani Corona.

"Dua, seiring berjalannya waktu fokus penanganan COVID-19 berjalan terus meskipun belum efektif, baik terhadap sisi kesehatan ataupun dampak ekonomi dan FPD, juga termasuk yang menyetujui pengesahan Perppu No 1/2020 sebagai landasan hukum bagi pemerintah untuk bekerja fokus menangani COVID-19," ujat Hinca.

Alasan selanjutnya Demokrat kembali membahas RUU Cipta Kerja di Baleg DPR, yakni karena adanya penerapan adaptasi kehidupan baru di masa pandemi. Atas dasar itu, tugas FPD dalam fungsi legislasi dapat dilakukan.

"Tiga, dengan telah diterapkannya adaptasi baru (new normal) di DPR RI maka tupoksi DPR sudah berjalan dengan pembatasan tertentu menjalankan tiga fungsinya, termasuk fungsi legislasi. Untuk itu, menjadi kewajiban politik anggota DPR dari FPD untuk melaksanakan tupoksinya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan terkait COVID-19," ucap Hinca.

Oleh karena itu, Hinca mengatakan Demokrat siap tempur kembali membahas RUU Cipta Kerja di Baleg DPR. Hinca mengatakan banyak harapan masyarakat agar Demokrat memperjuangkan aspirasi terkait RUU Cipta Kerja.

"Empat, dinamika pembahasan RUU Ciptaker yang telah menimbulkan pro-kontra di tengah masyarakat, utamanya terkait persoalan ketenagakerjaan dan banyaknya harapan masyarakat kepada FPD untuk terus-menerus memperjuangkan kepentingan rakyat banyak, FPD harus siap tempur lagi di Baleg Panja RUU Ciptaker," sebutnya.

"Atas itu semua, maka FPD DPR RI hadir kembali di pembahasan RUU Ciptaker untuk memperjuangkan kepentingan rakyat karena harapan rakyat adalah perjuangan Demokrat," imbuhnya.

Ada tiga nama anggota Fraksi Partai Demokrat yang ditugaskan di Baleg DPR untuk pembahasan RUU Ciptaker. Tiga nama yang masuk Panitia Kerja (Panja) RUU Ciptaker adalah Bambang Purwanto, Hinca Pandjaitan, dan Benny K Harman.

Sebelumnya, Fraksi Partai Demokrat DPR RI menarik anggotanya dari Panja omnibus law RUU Cipta Kerja. Demokrat mengaku akan fokus pada penanganan virus Corona.

"Sejak awal sudah kami minta untuk tunda dan tidak membahas RUU itu. Kita fokus menangani COVID-19. Tidak tepat waktunya. Ini urusan kemanusiaan yang menjadi prioritas kita," jelas Hinca pada Rabu (22/4).

"Selamatkan dulu warga negara dari ancaman COVID-19 yang sudah dan sedang berlangsung dan belum tahu kapan akan berakhir. Mari kita fokuskan energi kita untuk menangani COVID-19 ini," lanjutnya.

(rfs/elz)