22 Daerah di Aceh Sulap 10% Ruang RS Jadi Tempat Rawat Pasien Corona

Agus Setyadi - detikNews
Selasa, 25 Agu 2020 18:56 WIB
Petugas medis mempersiapkan ruangan yang akan digunakan untuk pasien COVID-19 di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, Kamis (30/4/2020). Peralatan medis ini didatangkan oleh CT Corp, bersama Bank Mega serta dukungan Indofood dan Astra Group.
Ilustrasi ruang rawat pasien COVID-19. (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Banda Aceh -

Sebanyak 22 pemerintah kabupaten/kota di Aceh menyulap 10% ruangan di rumah sakit umum daerah (RSUD) menjadi tempat merawat pasien positif Corona. Penyediaan ruang rawat penyakit infeksi new-emerging dan re-emerging (pinere) tersebut sebagai langkah penanganan COVID-19 di Tanah Rencong.

"Sesuai arahan Pak Plt Gubernur, kita semua harus saling memperkuat dalam penanganan COVID ini. Peresmian ruang Pinere di RSUD kabupaten dan kota telah mendukung RSU Zainoel Abidin (RSUZA) di Banda Aceh," kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto, dalam keterangan tertulis, Selasa (25/8/2020).

Menurut Iswanto, sepuluh persen dari kapasitas tempat tidur di RSUD disulap menjadi ruang rawat pinere serta mengoperasikan ruang isolasi bagi pasien orang tanpa gejala (OTG). Total saat ini di seluruh Aceh tersedia 429 tempat tidur untuk ruang rawat pinere dan 737 tempat tidur kamar isolasi OTG.

"Tentu kita harus menyampaikan penghargaan dan apresiasi. Dalam tempo waktu yang tidak terlalu lama, bupati dan wali kota di seluruh Aceh langsung menindaklanjuti arahan Pak Plt Gubernur untuk menyediakan ruang rawat pinere di RSUD dan ruang isolasi bagi pasien COVID berstatus OTG," jelas Iswanto.

Iswanto mengatakan, dari seluruh daerah di Aceh, tinggal Kabupaten Simeulue yang belum meresmikan pinere dan isolasi. Dia meminta pemkab setelah segera menyulap ruangan RSUD paling telat akhir Agustus.

"Dengan pengoperasian seluruh ruang isolasi OTG dan ruang rawat pinere tersebut, artinya RSUZA di Banda Aceh hanya menerima pasien rawatan dengan kondisi sakit berat," ujarnya.

Iswanto menjelaskan penyediaan ruang isolasi dan pinere di seluruh kabupaten/kota sebagai bentuk mendukung upaya pemerintah Aceh dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pasien terinfeksi COVID-19.

"Di Banda Aceh tepatnya di RSUD Zainal Abidin juga telah tersedia 220 tempat tidur rawat pasien COVID-19," ujarnya.

Selain di RSUZA, Pemprov Aceh juga mempersiapkan 198 dengan 388 tempat tidur untuk mengisolasi pasien OTG di dua tempat, yaitu di BPSDM dan Asrama Haji Aceh. Menurut Iswanto, Pemprov Aceh juga sudah menyiapkan Pergub terkait pencegahan penyebaran virus Corona.

"Mari kita mulai dengan membiasakan dan membudayakan cuci tangan tangan sebelum kegiatan, selalu memakai masker saat berada di luar rumah dan selalu menerapkan physical distancing," kata Iswanto.

(agse/jbr)