Imbas Demo Buruh di DPR, TransJakarta Alihkan Rute Koridor 9

ADVERTISEMENT

Imbas Demo Buruh di DPR, TransJakarta Alihkan Rute Koridor 9

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Selasa, 25 Agu 2020 12:48 WIB
Jalan depan Gedung DPR ditutup imbas demo buruh. (Foto: dok. TransJakarta)
Jalan depan gedung DPR ditutup imbas demo buruh. (Dok. TransJakarta)
Jakarta -

Demo buruh digelar di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan. Imbasnya, TransJakarta mengalihkan rute bus yang melintasi kawasan tersebut.

"Sehubungan dengan adanya keramaian massa di sekitar gedung MPR/DPR, TransJakarta modifikasi sementara rute layanannya," kata Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas, Nadia Diposanjoyo, dalam keterangan tertulis, Selasa (25/8/2020).

Rute yang dialihkan adalah layanan koridor 9. Bus TransJakarta rute Pinang Ranti-Pluit untuk sementara tidak akan melewati 2 halte di kawasan Gedung DPR.

"Koridor 9: Pinang Ranti - Pluit mengalami pengalihan rute terkait adanya massa di kawasan Gedung DPR/MPR. Untuk sementara arah Pluit tidak melewati Halte Senayan JCC & Halte Slipi Petamburan," katanya.

Belum diketahui hingga kapan pengalihan rute ini akan dilakukan. Nadia mengatakan, rute akan kembali normal jika situasi di kawasan Gedung DPR sudah kondusif.

"TransJakarta akan kembali melayani pelanggan dengan rute seperti biasa sampai situasi kondusif dan armada dapat melintas di sekitar kawasan tersebut," ujar Nadia.

Rekayasa lalu lintas juga dilakukan sebagai imbas dari demo ini. Jalan Gatot Subroto, tepatnya di depan Gedung DPR ditutup lantaran massa yang memenuhi kawasan tersebut.

Seperti diketahui, sejumlah unjuk rasa yang melibatkan massa dari kalangan buruh, petani, dan pedagang kaki lima diagendakan berlangsung di Jakarta hari ini. Unjuk rasa ini terbagi di beberapa titik Ibu Kota.

Massa buruh dari KSPI akan berkumpul di depan Gedung TVRI, Jakarta Pusat, lalu bergerak dengan jalan kaki menuju Gedung DPR RI.

"Agenda menolak 'omnibus law' RUU Cipta Kerja dan setop PHK," katanya.

Selain itu, sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di sekitar bantaran Banjir Kanal Timur (BKT) Jakarta Timur juga diagendakan menggelar unjuk rasa di Gedung Wali Kota Jakarta Timur di kawasan Pulo Gebang.

(mae/fjp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT