Massa Buruh Tolak Omnibus Law Bergerak ke Depan DPR, Jalan Gatsu Ditutup

ADVERTISEMENT

Massa Buruh Tolak Omnibus Law Bergerak ke Depan DPR, Jalan Gatsu Ditutup

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Selasa, 25 Agu 2020 11:02 WIB
Rombongan massa buruh mulai bergerak dari Jalan Gerbang Pemuda menuju ke depan gedung DPR.
Foto: Luqman Nurhadi Arunanta/detikcom
Jakarta -

Massa buruh yang hendak berunjuk rasa terkait omnibus law mulai bergerak dari Jalan Gerbang Pemuda menuju depan gedung DPR. Massa buruh memenuhi ruas Jalan Gatot Subroto.

Pantauan detikcom, Selasa (25/8/2020), rombongan buruh yang tergabung dalam KSPI mulai bergerak ke depan gedung DPR pada pukul 10.28 WIB. Mereka sebelumnya berkumpul di Jalan Gerbang Pemuda.

Massa tampak membawa spanduk panjang dan beberapa membawa poster bertulisan 'Tolak Omnibus Law' dan 'Stop PHK Massal'. Pasukan Garda Metal tampak bergerak terlebih dahulu di depan. Dua mobil komando KSPI serta FSPMI juga mengikuti di belakangnya.

Dua mobil komando terdengar menyetel lagu-lagu perjuangan buruh saat bergerak. Orator di atas mobil meminta semua bergerak ke depan gedung DPR.

"Ayo semuanya bergerak ke depan gedung DPR!" kata salah satu orator di atas mobil komando.

Massa Buruh KSPI Bergerak Memenuhi Jalan Gatot SubrotoMassa Buruh KSPI Bergerak Memenuhi Jalan Gatot Subroto (Luqman Nurhadi Arunanta/detikcom)

Massa pun langsung berkumpul di depan gedung DPR. Total ada 3 mobil komando. Spanduk besar bertulisan 'Tolak Omnibus Law, Tolak PHK Massal' tampak terpasang di pintu gerbang gedung DPR.

Terlihat massa buruh memenuhi ruas Jalan Gatot Subroto yang mengarah ke Slipi. Pergerakan massa buruh ini membuat Jalan Gatot Subroto arah Slipi ditutup. Kendaraan yang keluar dari ramp off Tol Dalam Kota dialihkan lewat jalur busway.

Seperti diketahui, sejumlah unjuk rasa yang melibatkan massa dari kalangan buruh, petani, dan pedagang kaki lima diagendakan berlangsung di Jakarta hari ini. Unjuk rasa ini terbagi di beberapa titik Ibu Kota.

Massa buruh dari KSPI akan berkumpul di depan Gedung TVRI, Jakarta Pusat, lalu bergerak dengan jalan kaki menuju Gedung DPR RI.

"Agenda menolak 'omnibus law' RUU Cipta Kerja dan setop PHK," katanya.

Selain itu, sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di sekitar bantaran Banjir Kanal Timur (BKT) Jakarta Timur juga diagendakan menggelar unjuk rasa di Gedung Wali Kota Jakarta Timur di kawasan Pulo Gebang.

Ini video 'Tolak Omnibus Law, Aksi Buruh Menutup Jalan Depan DPR':

(maa/maa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT