Ketua DKPP: Bagi Kami Evi Novida Bukan Lagi Penyelenggara Pemilu

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 25 Agu 2020 08:41 WIB
Anggota DKPP Muhammad
Ketua DKPP, Muhammad (Moehammad Bakrie/detikcom)
Jakarta -

Evi Novida Ginting resmi menjabat lagi sebagai Komisioner KPU usai Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencabut Keppres Nomor 34/P Tahun 2020. Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Muhammad menganggap Evi Novida Ginting bukan lagi penyelenggara pemilu.

"Bagi DKPP, saudari ENG (Evi Novida Ginting) bukan lagi penyelenggara pemilu. Silakan Keppres dicabut, tapi tidak otomatis putusan DKPP dicabut juga karena putusan DKPP final," kata Muhammad kepada wartawan, Senin (24/8/2020).

Muhammad mengatakan Keppres Nomor 34/P tahun 2020 sudah tepat. Muhammad menegaskan putusan DKPP final dan mengikat serta tidak bisa dianulir dengan putusan PTUN.

"Keputusan Presiden No 83/P Tahun 2020 sudah tepat. Presiden konsisten melaksanakan amanat UU No 7 Tahun 2017 bahwa putusan DKPP final dan mengikat tidak dapat dianulir oleh PTUN," katanya.

Lebih lanjut, Muhammad mengatakan kembalinya Evi Novida menjadi anggota KPU adalah tanggung jawab KPU. Dia menegaskan integritas penyelenggaraan pemilu lebih utama daripada kepentingan individu.

"Terkait kebijakan KPU sebagaimana tertuang dalam Surat No 633/2020 isinya meminta ENG aktif kembali melaksanakan tugas sebagai anggota KPU menjadi tanggung jawab ketua dan para anggota KPU. Kepentingan mengawal integritas penyelenggaraan pilkada harus diutamakan daripada kepentingan individu untuk sekadar mempertahankan jabatan," ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua KPU Arief Budiman mengumumkan dalam jumpa pers di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Senin (24/8), bahwa Evi Novida kembali menjabat Komisioner KPU. Arief kemudian membacakan Keppres 83/2020 tentang pencabutan pemberhentian Evi.

"Keppres 83 di situ menyebutkan: yang pertama, mencabut Keputusan Presiden 34/P tahun 2020 tentang pemberhentian dengan tidak hormat anggota komisioner KPU masa jabatan 2017-2022," kata Arief.

(lir/fjp)