Kembali Rapat di DPR, Komisioner KPU Evi Novida Ngaku Kikuk

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Senin, 24 Agu 2020 19:04 WIB
Evi Novida Ginting Manik
Evi Novida Ginting (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Evi Novida Ginting kembali mengikuti rapat bareng KPU usai Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencabut Keppres pemberhentiannya sebagai Komisioner KPU. Evi Novida mengaku agak kikuk saat diminta Komisi II bicara dalam rapat konsultasi rancangan perubahan PKPU terkait Pilkada 2020.

Awalnya, pimpinan rapat konsultasi, yakni anggota Komisi II Mardani Ali Sera, meminta Evi Novida memberi tambahan soal rancangan perubahan PKPU. Rapat konsultasi digelar di kompleks gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/8/2020).

"Ini saya jadi agak kikuk ngomong gini, Pak Pimpinan, sudah 5 bulan," kata Evi disambut tawa seluruh peserta rapat.

Rapat turut dihadiri Bawaslu dan Kemendagri. Evi Novida berharap dapat menyukseskan Pilkada 2020 bersama komisioner KPU lainnya.

"Alhamdulillah saya hari ini mulai aktif bertugas kembali di KPU, untuk melengkapi temen-temen jadi 7 orang anggota KPU RI lagi, dan mudah-mudahan dengan kekuatan yang sudah penuh kami bisa mensukseskan Pilkada 2020," ujarnya.

Tak lupa, Evi memberikan ucapan terima kasih kepada anggota Komisi II yang memberikan kesempatan untuk menuntaskan gugatannya. Evi mengaku merasa terharu.

"Terima kasih saya ucapkan kepada seluruh Anggota Komisi II dan pimpinan yang telah memberikan kesempatan, waktu, kepada saya untuk menyelesaikan gugatan saya pengadilan tata usaha negara, dengan hasil yang saat ini bisa disaksikan. Saya terharu," ucapnya.

Lebih lanjut Mardani mengatakan hampir seluruh partai di Komisi II sepakat Evi Novida Ginting menyelesaikan gugatan. Dia memberi apresiasi kepada Komisi II.

"Perlu diketahui, hampir seluruh partai sepakat untuk selesaikan dulu keputusan hukumnya. Jadi luar biasa Komisi II," sebut Mardani.

Namun, ucapan Mardani itu ditanggapi oleh anggota Komisi II Fraksi PDIP Johan Budi. Dia mengatakan semua partai di Komisi II mendukung Evi kembali ke KPU, bukan sebagian.

"Iya, tadi ada kata-kata hampir, kalau ada hampir itu berarti nggak semua partai. Saya kira semua partai dukung Bu Evi untuk duduk kembali di KPU," imbuhnya disambut tepuk tangan peserta rapat.

Sebelumnya, PTUN Jakarta mengabulkan gugatan yang diajukan oleh eks Komisioner KPU Evi Novida Ginting yang diberhentikan secara tidak hormat berdasarkan Keppres Nomor 34/P Tahun 2020. Dengan dikabulkan gugatannya, Keppres pemberhentian tersebut menjadi batal. Presiden Jokowi lalu memutuskan tidak akan mengajukan banding atas putusan tersebut.

(rfs/gbr)