KPK Serahkan Rumah Mewah Djoko Susilo Jadi Rupbasan Kota Solo

Tim detikcom - detikNews
Senin, 24 Agu 2020 19:23 WIB
KPK serahkan tanah dan bangunan kasus korupsi dan pencucian uang eks Kakorlantas Polri, Djoko Susilo, di Jl Sam Ratulangi Solo (dok. Istimewa)
KPK serahkan tanah dan bangunan kasus korupsi dan pencucian uang eks Kakorlantas Polri, Djoko Susilo, di Jl Sam Ratulangi, Solo. (dok. Istimewa)
Jakarta -

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan barang milik negara (BMN) hasil rampasan negara kepada Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM). BMN tersebut berupa tanah dan bangunan yang akan difungsikan sebagai Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kota Surakarta.

BMN tersebut merupakan rampasan dari tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang eks Kakorlantas Polri, Djoko Susilo. BMN tersebut terletak di Jl Sam Ratulangi No. 16, Kelurahan Manahan, Kota Surakarta, dengan luas tanah 877 meter persegi dan luas bangunan 440,75 meter persegi.

Sekretaris Jenderal Kemenkum HAM, Bambang Rantam Sariwanto, mengapresiasi kerja sama KPK dengan Kementerian Keuangan yang melaksanakan proses Penetapan Status Penggunaan (PSP) BMN, sehingga tanah dan bangunan hasil rampasan dapat digunakan oleh satuan kerja Kemenkum HAM.

Bambang berharap penambahan BMN ini dapat meningkatkan pelayanan Rupbasan Surakarta. Nilai total aset BMN yang diserahkan kepada Kemenkum HAM mencapai Rp 11.196.719.000.

"Saya berharap dengan adanya sarana kerja yang baik, dapat meningkatkan pelayanan satker khususnya pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM," tutur Bambang dalam kegiatan serah terima yang berlangsung di Aula Manahan Kota Surakarta, berdasar keterangan yang diterima, Senin (24/8/2020).

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Penindakan KPK, Karyoto, menyampaikan agar barang rampasan negara dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Kemenkum HAM.

"Tujuannya agar barang atau aset ini dapat digunakan sebaik-baiknya oleh Kemenkum HAM. Ujung dari barang rampasan adalah untuk dimanfaatkan kembali oleh negara," ujar Karyoto.

Tonton video 'Kejagung Terbakar, Mahfud: Berkas Kasus Jiwasraya dan Djoko Tjandra Aman':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/gbr)