Kabareskrim Pantau Proses Olah TKP Kebakaran Gedung Kejagung

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Senin, 24 Agu 2020 16:29 WIB
Kabareskrim Tinjau Kondisi Gedung Kejagung.
Kabareskrim tinjau kondisi gedung Kejagung. (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta -

Kabareskrim Polri Komjen Listyo Prabowo meninjau Gedung Utama Kejaksaan Agung RI (Kejagung) yang habis terbakar. Kedatangan Listyo untuk memantau proses olah TKP.

Pantauan di lokasi, Senin (24/8/2020), Listyo didampingi Kepala Puslabfor Mabes Polri Brigjen Ahmad Haydar, Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo, Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade, dan Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvin. Selain itu, tampak sejumlah staf Kejagung mendampingi Listyo.

Listyo terlihat menggunakan kemeja putih dan celana hitam serta masker. Listyo bersama rombongan tampak berjalan menyisir lantai dasar gedung. Kemudian, ia pun mengecek seluruh lantai di gedung Kejagung.

Kabareskrim Tinjau Kondisi Gedung Kejagung.Kabareskrim meninjau kondisi Gedung Kejagung yang terbakar. (Foto: Dok. Istimewa)

Tidak hanya mengecek bagian dalam gedung, Listyo juga mengecek halaman depan gedung. Di sana terlihat bekas puing-puing bangunan imbas kebakaran.

Untuk diketahui, hari ini Tim Gabungan Polri memeriksa konstruksi gedung utama Kejaksaan Agung (Kejagung) yang terbakar sebelum memulai proses olah tempat kejadian perkara (TKP). Pemeriksaan gedung dimaksudkan untuk memastikan proses olah TKP berjalan aman.

"Tadi barusan kita lakukan pengecekan. Kami didampingi tim Bareskrim Polri dengan Ditkrimum Polda Metro Jaya dari Inafis dan dari staf Kejaksaan Agung. Yang pertama kami lakukan pengecekan konstruksi bangunan dulu apakah layak atau tidak untuk dilakukan pemeriksaan," kata Haydar di Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan.

Haydar belum bisa membeberkan hasil pemeriksaan mengenai konstruksi gedung tersebut. Pemeriksaan, kata dia, memerlukan proses yang relatif lama.

Simak video 'Penyelidikan Kebakaran di Gedung Kejagung Dibagi Dua Tim':

[Gambas:Video 20detik]



(idn/idn)