Terpopuler Sepekan

Deklarasi KAMI di Tengah Pandemi Diwarnai Kontradiksi

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 23 Agu 2020 10:53 WIB
Sejumlah tokoh nasional deklarasikan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Lapangan Tugu Proklamasi. Din Syamsuddin-Gatot Nurmantyo hadir di acara itu.
Deklarasi KAMI (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Pekan ini, ada aksi politik oposisi ekstraparlementer yang ramai diperbincangkan. Aksi politik itu adalah deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Aksi KAMI diwarnai sejumlah kontradiksi.

Kontradiksi yang paling jelas adalah soal acara deklarasi itu sendiri. Deklarasi digelar di tengah pandemi COVID-19, menuntut penanganan COVID-19 yang lebih baik lagi, namun malah kena kritik karena mengabaikan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Kontradiksi selanjutnya adalah terkait kehadiran sejumlah tokoh di deklarasi namun belakangan malah memicu isu yang bertentangan. Kontradiksi yang paling mengemuka adalah kehadiran Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun. Ada pula kehadiran Meutia Hatta, serta Korneles Galanjinjinay.

Kontradiksi selanjutnya terkait masa depan KAMI. Pihak KAMI sendiri sudah sejak awal berjanji tidak akan menjadi partai politik (parpol), namun prediksi yang muncul justru sebaliknya, KAMI bakal menjadi parpol.

Simak rincian kontradiksi-kontradiksi di atas:

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4