Biaya Kuliah UI Tahun 2020

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 22 Agu 2020 12:34 WIB
Ilustrasi Kampus UI, Depok
Uang kuliah UI tahun 2020 (Foto: Grandyos Zafna/detikFOTO)
Jakarta -

Universitas Indonesia menjadi salah satu perguruan tinggi favorit pilihan calon mahasiswa baru. Salah satu yang menjadi pertanyaan baik calon mahasiswa mau pun orang tuanya adalah soal biaya kuliah UI. Adapun info selengkapnya mengenai biaya kuliah dari kampus UI bisa dilihat di bawah ini.

Mengetahui Biaya Kuliah UI


Pada dasarnya biaya kuliah UI pada program sarjana reguler terdiri oleh Biaya Operasional Pendidikan (BOP) dan uang pangkal. Nah, sesuai dengan namanya bahwa BOP merupakan komponen biaya yang digunakan dalam kebutuhan operasional pelaksanaan pendidikan untuk periode semester (term berjalan).

Bagaimana dengan uang pangkal? Uang pangkal ini hanya dibebankan untuk mahasiswa program sarjana paralel serta program vokasi yang memang ditambah dengan BOP. Tentunya biaya kuliah ini dibayarkan oleh mahasiswa setiap semester atau 6 bulan sekali sesuai dengan kalender program studi yang mahasiswa pilih.

Uang Pangkal/ Uang Gedung

Uang gedung atau disebut juga dengan uang pangkal hanya dibebankan kepada mahasiswa dari program S1 paralel dan sekolah vokasi saja. Sedangkan untuk program S1 reguler, maka biaya kuliah UI ini akan ditanggung oleh pemerintah yang dibebankan pada anggaran BOPTN. Mahasiswa S1 program paralel dan vokasi diwajibkan untuk membayar uang pangkal yang tujuannya adalah sebagai subsidi silang untuk program sarjana reguler. Untuk program sekolah vokasi, maka terdapat 2 jenis pembayaran:

• BOP/TF : Rp. 9.000.000
• UP/AF : Rp. 11.500.000

Note:
BOP/TF = biaya yang akan dibayarkan setiap semester
UP/AF = uang pangkal, biaya yang akan dibayarkan ketika semester 1

Sedangkan mahasiswa S1 paralel biayanya adalah Rp. 13.000.000 hingga Rp. 50.000.000. Dan mahasiswa S1 Kelas Internasional uang pangkal yang dikenakan mencapai ratusan juta rupiah.

Uang Kuliah Tunggal (UKT)

Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk mahasiswa S1 Reguler tentunya hanya dibebankan BOP, namun tidak dikenai uang gedung. BOP sendiri terbagi menjadi 2 kategori yaitu BOP-Berkeadilan hingga BOP-Pilihan.

• BOP-Berkeadilan (BOP-B) merupakan biaya yang disesuaikan dengan kemampuan bayar oleh penanggung biaya pendidikan atau dari wali calon mahasiswa. BOP-B ini dibedakan ke dalam beberapa kelas, dari mulai 1, 2, 3, 4, ada 5, hingga 6. Berikut rincian besaran biayanya.

• BOP-B Rumpun Saintek:
Kelas 1: Rp. 0- Rp. 500.000
Kelas 2: Rp. 500.000- Rp. 1.000.000
Kelas 3: Rp. 1.000.000- Rp. 2.000.000
Kelas 4: Rp. 2.000.000- Rp. 4.000.000
Kelas 5: Rp. 4.000.000- Rp. 6.000.000
Kelas 6: Rp. 6.000.000- Rp. 7.500.000

• BOP-B Rumpun Soshum:
Kelas 1: Rp. 0- Rp. 500.000
Kelas 2: Rp. 500.000- Rp. 1.000.000
Kelas 3: Rp. 1.000.000- Rp. 2.000.000
Kelas 4: Rp. 2.000.000- Rp. 3.000.000
Kelas 5: Rp. 3.000.000- Rp. 4.000.000
Kelas 6: Rp. 4.000.000- Rp. 5.000.000

• BOP-Pilihan (BOP-P) akan disesuaikan dengan ketersediaan membayar oleh penanggung biaya pendidikan atau dari wali calon mahasiswa untuk meringankan beban pembiayaan akademik. Berikut rincian besaran biayanya.

• BOP-P Rumpun Saintek:
Kelas A: Rp. 10.000.000
Kelas B: Rp. 12.500.000
Kelas C: Rp. 15.000.000

• BOP-P Rumpun Soshum:
Kelas A: Rp. 7.500.000
Kelas B: Rp. 10.000.000
Kelas C: Rp. 12.500.000

Demikianlah rincian mengenai uang pangkal UI hingga Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang perlu kamu ketahui. Semoga berbagai pembahasan tentang biaya kuliah UI yang telah dipaparkan di atas bisa bermanfaat!

(erd/erd)