KAMI: Dubes Palestina Diminta Pulang Berlebihan, Apa Salahnya Acara Kemarin?

Farih Maulana Sidik - detikNews
Jumat, 21 Agu 2020 07:45 WIB
Ketua Komite Eksekutif KAMI Ahmad Yani
Ketua Komite Eksekutif KAMI Ahmad Yani (Luqman Nurhadi Arunanta/detikcom)
Jakarta -

Kedatangan Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair al-Shun dalam deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) berbuntut panjang. Muncul seruan agar Zuhair al-Shun dipulangkan ke Palestina untuk diganti dubes yang baru.

Ketua Komite Eksekutif KAMI Ahmad Yani menilai seruan pemulangan Zuhair agar diganti dubes baru itu terlalu berlebihan. Menurutnya, tak ada yang salah dalam deklarasi yang digelar pada Selasa (18/8) itu.

"Terlalu berlebihan, apa salahnya acara kemarin? Kalau menganggap dubes itu datang kemarin dan dipulangkan, berarti acara kemarin itu keliru dan salah," kata Ahmad Yani kepada wartawan, Kamis (20/8/2020).

Dia mempertanyakan letak kekeliruan acara deklarasi tersebut. Menurutnya, undangan yang diberikan kepada Zuhair pun sudah sesuai dengan agenda acara yang dilakukan.

"Kan kita menyampaikan undangan tidak hanya kepada Kedutaan Palestina. Kedutaan-kedutaan yang ada di Jakarta ini diundang. Apa yang dikemukakan oleh dubes mungkin dia nggak baca teliti undangannya. Karena di dalam undangan itu ada tiga kegiatan yang menjadi satu bagian," katanya.

"Rangkaian kegiatan yang pertama memperingati hari kemerdekaan, kedua memperingati Hari Konstitusi-Hari Pancasila, ketiga sekaligus mendeklarasikan KAMI. Mungkin Dubes nggak baca teliti," sambungnya.

Simak video 'Hadiri Deklarasi KAMI, Dubes Palestina Klarifikasi Via Surat':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2