Round-Up

Babak Baru Anies Vs Ahok di Kampung Akuarium

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 21 Agu 2020 05:56 WIB
Anies temui Ahok
Foto: Anies dan Ahok (Noval/detikcom)

Percepatan normalisasi sungai sendiri dimulai saat era Jokowi-Ahok. Kala itu, ada 13 sungai yang dicanangkan untuk dinormalisasi.

"Di sini memang sudah dilakukan normalisasi, faktanya masih tetap terjadi banjir," kata Anies meninjau lokasi banjir di Kampung Pulo, Jakarta Timur, Kamis (2/1/2020).

Ahok kemudian angkat bicara. Entah tulus atau sebuah sarkasme, Ahok yang ditanya soal perdebatan naturalisasi dan normalisasi terkait penanganan banjir di Jakarta, saat itu menyebut Anies lebih pintar dalam mengurusi banjir.

"Kita harus percaya, Pak Anies itu lebih pintar ngatasinya," kata Ahok di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (14/1/2020).

Pembangunan Kembali Kampung Akuarium

Beberapa waktu berselang, 'perseteruan' kembali terjadi. Pembangunan kembali Kampung Akuarium lah yang menambah panjang daftar 'pertikaian' Anies dengan Ahok.

Pertikaian Anies dengan Ahok soal Kampung Akuarium ini sebenarnya bukanlah hal yang baru. Silang pendapat di antara keduanya perihal Kampung Akuarium sudah terjadi sejak tahun 2017 lalu.

Anies kala itu berjanji tak akan ada penggusuran melainkan penataan jika dia terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta. Apa kata, pada akhirnya Ahok yang saat itu masih memimpin Jakarta pun menggusur Kampung Akuarium.

Di tahun yang sama, tahun 2017, Anies terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta menggantikan Ahok. Anies pun lantas merencanakan pembangunan kembali Kampung Akuarium untuk menjadi kampung percontohan pada tahun 2018.

2 tahun berlalu, rencana itu direalisasikan. Anies pada akhirnya meletakkan batu pertama untuk memulai pembangunan kembali Kampung Akuarium pada 17 Agustus 2020 lalu.

Keputusan Anies itu pun memicu kritik dari Ahok. Menurut Ahok, Anies berpotensi melanggar undang-undang dengan membangun Kampung Susun Akuarium.

"Mungkin Pak Anies punya caranya melanggar perda dan UU tentang cagar budaya," kata Ahok melalui pesan singkat, Rabu (19/8/2020).

Halaman

(mae/rfs)