Polda Metro Jaya menjadwalkan pemanggilan kedua kepada Hadi Pranoto (HP) terkait kasus dugaan penyebaran berita bohong 'obat Corona'. Hadi akan diperiksa pada Senin pekan depan.
"HP dijadwalkan (Senin) tanggal 24 Agustus diperiksa, panggilan kedua. Ini yang dia sebagai saksi terlapor ya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus ketika dihubungi wartawan, Kamis (20/8/2020).
Yusri mengatakan, dari pemanggilan kedua kepada HP tersebut, pihaknya akan mendalami dugaan penyebaran berita bohong terkait klaim obat Corona milik Hadi Pranoto. Dari pemeriksaan Hadi, polisi kemudian akan mengkaji terkait kemungkinan memanggil lagi musisi Anji.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"HP baru dijadwalkan tanggal 24 diperiksa, bagaimana bisa meriksa Anji lagi kalau HP saja belum diperiksa. Kan ini nyambung," sebut Yusri.
Tonton video 'BPOM Tak Beri Izin Edar Herbal 'Polosan' Milik Hadi Pranoto':
Seperti diketahui, Anji dan Hadi Pranoto dilaporkan oleh CEO Cyber Indonesia Muannas Alaidid terkait kasus dugaan penyebaran berita bohong soal 'obat Corona'. Laporan tersebut didasari dari video wawancara keduanya yang dimuat di akun YouTube Anji.
Anji telah memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik pada Senin (10/8). Anji diperiksa selama 10 jam dengan total 47 pertanyaan dari penyidik.
Awalnya, tiga hari berselang pada Kamis (13/8) pihak Hadi Pranoto dijadwalkan untuk melakukan pemeriksaan terkait kasus tersebut di Polda Metro Jaya. Namun pemeriksaan tersebut batal dilakukan setelah Hadi Pranoto sakit dan dirawat di rumah sakit.
Kasus tersebut hingga kini masih terus didalami oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.