Polisi Tunggu Hadi Pranoto Sembuh untuk Diperiksa soal 'Obat Corona'

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 13 Agu 2020 21:22 WIB
Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers di Mapolda Jaya, Jakarta, Sabtu (25/7/2020) terkait kematian editor Metro TV, Yodi Prabowo. Polda Metro Jaya menyatakan kematian Yodi Prabowo karena bunuh diri dengan cara menusukkan pisau ke perut dan leher. Hadir dalam keterangan pers tersebut antara lain Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat.
Foto: Kombes Yusri Yunus (Ari Saputra)
Jakarta -

Hadi Pranoto batal diperiksa soal klaim 'obat Corona' karena sakit. Polisi baru akan memeriksa kembali Hadi Pranoto jika sudah dinyatakan sembuh.

"Nggak mungkin kita panggil secepatnya. Nanti selesai dirawat setelah sembuh baru kita panggil lagi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/8/2020).

Yusri menjelaskan, kasus Hadi Pranoto telah naik ke tingkat penyidikan. Hadi Pranoto pun wajib memberikan keterangan ke polisi sebagai saksi terlapor.

Saat ini, polisi memberikan toleransi karena Hadi Pranoto sakit. Polisi masih harus menunggu kepulihannya dulu.

Akan tetapi, setelah sembuh nanti, Hadi Pranoto diminta untuk kooperatif. Polisi mengingatkan penjemputan paksa jika 3 kali panggilan tidak diindahkan.

"Kalau sekali nggak datang nggak papa, dua kali nggak papa, ketiga kali nggak datang baru kita jemput," tandas Yusri.

Seperti diketahui Hadi Pranoto beserta Anji dilaporkan oleh CEO Cyber Indonesia Muannas Alaidid atas tuduhan penyebaran berita bohong di media sosial. Laporan tersebut diterima dengan nomor LP/4538/VIII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ Tanggal 3 Agustus 2020.

Adapun tindak pidana yang dilaporkan adalah tindak pidana bidang ITE dan atau menyebarkan berita bohong sesuai ketentuan Pasal 28 Ayat (1) Jo Pasal 45A UU No. 19 Tahun 2016 dan atau Pasal 14 dan 15 UU No.1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

(mea/mea)